Bandar Lampung (Lampost.co) — Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 mencakup pemberian tiga jenis vaksin utama, yaitu Measles Rubella (MR), Difteri Tetanus (DT), dan Human Papilloma Virus (HPV). Masing-masing vaksin kepada kelompok usia berbeda dengan tujuan kesehatan yang spesifik.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Temenggung Arsyad, menjelaskan bahwa vaksin MR bagi siswa kelas 1 SD atau anak berusia 7 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Vaksin ini berfungsi mencegah penyakit campak (Measles) dan rubella (campak Jerman).
“Imunisasi vaksin MR ini sedang berlangsung di sekolah-sekolah dan fasilitas layanan kesehatan,” ujarnya, Kamis, 14 Agustus 2025.
Vaksin DT
Selanjutnya, vaksin DT untuk mencegah penularan penyakit difteri dan tetanus. Sasaran vaksin ini adalah siswa kelas 2 SD atau anak usia 8 tahun, serta siswa kelas 5 SD atau anak usia 11 tahun.
“Pemberian vaksin Difteri Tetanus pada bulan November,” jelas Muhtadi.
Sementara itu, vaksin HPV bagi siswa kelas 5 dan 6 SD serta kelas 9 SMP. Vaksin ini dinilai penting untuk mencegah kanker serviks di masa mendatang. “Vaksinasi HPV untuk siswa kelas 5 dan 6 SD serta kelas 9 SMP telah berjalan pada Agustus ini,” katanya.
Ia menambahkan, bagi anak yang belum sempat mengikuti imunisasi sesuai jadwal utama, orang tua dapat membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas, posyandu, atau poskeskel. Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan cakupan imunisasi hingga 95 persen guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). (Umar Robbani)








