• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/03/2026 18:19
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

Ricky MarlyTriyadi IsworobyRicky MarlyandTriyadi Isworo
17/03/26 - 17:23
in Humaniora, Lampung
A A
Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung, I Nyoman Setiawan. (Dok. PHDI Lampung)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Umat Hindu di Provinsi Lampung bersepakat untuk senantiasa menjaga toleransi dan harmonisasi antarumat beragama. Terutama ketika Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Kamis, 19 Maret 2026 beririsan dengan Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Ketika Hari Raya Nyepi, umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian (amati geni, karya, lelungan) selama 24 jam untuk refleksi diri. Kemudian biasanya melakukan rangkaian tradisi meliputi Melasti (penyucian ke sumber air), tawur kesanga, dan pawai ogoh-ogoh.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung, I Nyoman Setiawan mengatakan, perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini menjadi momen yang istimewa karena beririsan dengan Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga:

Wanita Hindu Lampung Dukung MBG Entaskan Stunting

 

“Menghadapi kondisi tersebut, umat Hindu di Lampung telah melakukan berbagai penyesuaian. Guna menjaga keharmonisan dan kenyamanan bersama,” katanya kepada Lampost.co, Selasa, 17 Maret 2026.

Salah satu langkahnya adalah pelaksanaan ritual Melasti yang biasanya terlaksanakan secara besar tingkat provinsi. Tahun ini, kegiatan tersebut hanya terlaksanakan secara terbatas tingkat desa atau kabupaten.

Hal ini untuk menghindari keramaian besar yang dikhawatirkan dapat mengganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, festival ogoh-ogoh juga mereka selenggarakan secara sederhana tanpa melibatkan massa dalam jumlah besar.

Perayaan tersebut mereka laksanakan secara parsial di masing-masing desa dan tidak digelar dalam skala provinsi. “Rencana penyelenggaraan yang lebih besar akan kita pertimbangkan kembali pada tahun mendatang,” katanya.

 

Malam Takbiran

Kemudian pihaknya juga melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus PHDI kabupaten/kota serta lembaga adat Hindu tingkat desa. Salah satu poin penting yang mereka sepakati adalah terkait kemungkinan bertepatan antara malam takbiran dan Hari Raya Nyepi.

Selanjutnya umat Hindu menegaskan bahwa pelaksanaan takbiran tidak menjadi masalah. Hal ini karena umat Hindu menjalankan Nyepi dengan berdiam diri di rumah. Sementara takbiran dilakukan di jalan raya dan tidak memasuki lingkungan rumah warga.

Secara makna, Hari Raya Nyepi merupakan momentum untuk melakukan perenungan dan pengendalian diri melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Umat Hindu diajarkan untuk menahan hawa nafsu dan lebih fokus pada kontemplasi diri. Sehingga aktivitas di luar rumah tidak menjadi hambatan dalam menjalankan ibadah.

Kesepakatan ini telah tersosialisasikan hingga ke tingkat desa dan bisa berjalan dengan baik di Lampung. Masyarakat setempat telah terbiasa hidup berdampingan dalam keberagaman. Sehingga kedua perayaan keagamaan dapat berlangsung secara bersamaan tanpa saling mengganggu.

“Dengan semangat toleransi tersebut, umat Hindu dapat menjalankan Nyepi dengan khusyuk. Sementara umat Muslim tetap dapat merayakan malam takbiran dengan penuh suka cita. Kedua perayaan pun harapannya berjalan lancar tanpa hambatan,” tutupnya.

Tags: Hari Raya NyepiHarmonisasihinduIdul FitriLAMPUNGmasyarakatramadanTOLERANSI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajarannya saat konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Senin (16/3/2026). ANTARA

Posko Kesehatan Tersebar di Seluruh Jalur Mudik Lampung

byDelima Napitupulu
17/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung komit menjaga stabilitas kesehatan masyarakat selama musim mudik Lebaran 1447 Hijriah. Sebanyak 74 pos kesehatan siaga...

Mulai Meningkat, 243.501 Kendaraan Melintas Tol Bakter

Mulai Meningkat, 243.501 Kendaraan Melintas Tol Bakter

byWandi Barboyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co):  Pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) mencatat peningkatan volume kendaraan melintas yang cukup signifikan menjelang Idulfitri. Meski volume...

Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp23 Juta Kembali ke Tangan Pemilik

Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp23 Juta Kembali ke Tangan Pemilik

byWandi Barboyand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Petugas menemukan dan mengembalikan tas berisi uang tunai Rp23 juta milik pemudik bernama Antoni setelah tas itu...

Berita Terbaru

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajarannya saat konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Senin (16/3/2026). ANTARA
Lampung

Posko Kesehatan Tersebar di Seluruh Jalur Mudik Lampung

byDelima Napitupulu
17/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung komit menjaga stabilitas kesehatan masyarakat selama musim mudik Lebaran 1447 Hijriah. Sebanyak 74 pos kesehatan siaga...

Read moreDetails
router Wi-Fi 7 ASUS

Review ASUS ROG Rapture GT-BE98 dan USB-BE92: Ekosistem Wi-Fi 7 Tercepat di Indonesia 2026

17/03/2026
Arc Raiders AI voice

Embark Studios Hapus Voice Line AI di Arc Raiders Ganti dengan Aktor Manusia

17/03/2026
Miks Valorant

Mengenal Miks Agent Baru Valorant 2026 Controller Pertama dengan Skill Healing

17/03/2026
Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.