• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 13:14
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Pemasaran Jadi Tantangan Utama Produksi Mocaf di Lampung Timur

Delima NapitupuluUmar RobbanibyDelima NapitupuluandUmar Robbani
21/10/25 - 21:32
in Humaniora
A A
Pengolahan singkong menjadi Modified Cassava Flour (Mocaf) terus berkembang di Desa Mekar Karya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur.

Pengolahan singkong menjadi Modified Cassava Flour (Mocaf) terus berkembang di Desa Mekar Karya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. (Dok Itera)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengolahan singkong menjadi Modified Cassava Flour (Mocaf) terus berkembang di Desa Mekar Karya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Inovasi ini menjadi solusi bagi petani untuk bertahan di tengah rendahnya harga singkong. Meski begitu, pemasaran masih menjadi tantangan utama dalam produksi Mocaf.

Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera), Muhammad Ujianto Trepsilo, yang terlibat dalam pengembangan program tersebut, menjelaskan bahwa produk tepung Mocaf dan turunannya masih tergolong baru. Akibatnya, masyarakat luas belum sepenuhnya mengenal produk ini maupun manfaatnya dalam industri pangan.

“Produk Mocaf masih tergolong baru bagi masyarakat. Tantangan terbesar saat ini adalah pemasaran dan peningkatan kualitas produksi,” ujar Ujianto, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurutnya, tim Itera akan terus berinovasi untuk memperluas pasar melalui kegiatan promosi dan edukasi publik. Upaya tersebut diharapkan mampu membuka peluang baru bagi petani agar hasil produksi Mocaf dapat terserap secara optimal.

Program pendampingan Itera terhadap petani singkong sudah berjalan sejak 2024 melalui beberapa kegiatan, seperti Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa, KKN Tematik, serta Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Berbasis Desa Binaan (PKM-PDB). Berbagai program ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk membantu masyarakat mengolah singkong menjadi tepung Mocaf dan produk turunannya.

“Kami berharap pendampingan ini bisa menjawab persoalan yang dihadapi petani singkong di Lampung. Semoga programnya berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Ujianto.

Sementara itu, salah satu petani singkong Desa Mekar Karya, Sabto Wibowo, mengaku pendampingan dari Itera membawa harapan baru bagi petani. Ia kini mampu memproduksi tepung Mocaf secara mandiri di rumahnya dan bahkan menerima pasokan singkong dari petani lain untuk diolah, meski dalam kapasitas terbatas.

“Hasil olahan Mocaf ini jauh lebih menjanjikan. Kami hanya berharap pemerintah juga membantu membuka pasar agar produk Mocaf bisa terserap dengan baik,” kata Sabto.

Harga Singkong

Sabto menuturkan, harga singkong yang rendah masih menjadi kendala utama bagi petani. Saat ini harga singkong hanya berkisar Rp900 per kilogram, belum termasuk potongan dari pabrik penampung yang bisa mencapai 45 persen dari total berat. Kondisi itu membuat keuntungan petani sangat minim.

“Dengan harga dan sistem seperti itu, petani tidak pernah untung,” ujarnya.

Program pendampingan dan inovasi dari Itera diharapkan dapat memperluas akses pasar serta meningkatkan nilai ekonomi singkong Lampung. Dengan begitu, petani tak hanya bergantung pada harga bahan mentah, tetapi juga mampu mengembangkan produk olahan yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan.

 

Tags: ITERALampung TimurMocafPemasaran Produk Lokalpetani singkong
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat

Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat

byAtikaand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Maraknya kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada sejumlah daerah Lampung memicu kekhawatiran...

Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

byAtikaand1 others
03/03/2026

Babear Lampung (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung mengambil langkah tegas dengan menutup sementara dua...

Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

byAtikaand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Lampung terpaksa menghentikan sementara operasionalnya menyusul dugaan kasus keracunan...

Berita Terbaru

Pegawai tunjukan sejumlah logam mulia.
Ekonomi dan Bisnis

Bank Indonesia Waspadai Risiko Inflasi Ramadan Lampung

byDelima Napitupulu
03/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,36% (mtm) pada Februari 2026. Secara tahunan,...

Read moreDetails
Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat

Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat

03/03/2026
Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

03/03/2026
Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

03/03/2026
Bebe Rexha

Bebe Rexha Klarifikasi Rumor Kolaborasi dengan BLACKPINK

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.