• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 25/03/2026 08:50
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Pemerintah Masih Tunggu Arahan BKN Soal Nasib Guru Honorer R4

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
08/07/25 - 12:08
in Humaniora
A A
Wakil Gubernur Jihan Nurlela

Wakil Gubernur Jihan Nurlela. (Dok Lampost)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ada sekitar 420 guru honorer R4 non database BKN yang belum mendapatkan kejelasan pengangkatan PPPK. Meski begitu Pemerintah Provinsi Lampung belum bisa memastikan nasib guru honorer R4 meski telah mengikuti tes PPPK tahap II.

Wakil Gubernur Lampung, dr Jihan Nurlela mengungkapkan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait nasib guru honorer R4 non database BKN. Sebab hingga saat ini belum ada regulasi yang mengatur soal nasib peserta seleksi PPPK kategori R4.

“Untuk R4 akan tunggu kebijakan pusat. Saat ini belum ada regulasi arahan dari BKN,” jelasnya, Selasa, 8 Juli 2025.

Sebelumnya, Ketua Aliansi guru honorer R4 non database BKN, Heru Arif mengungkapkan, ia dan ratusan guru lainnya merupakan peserta seleksi PPPK tahap 2. Dari seleksi tersebut mereka masuk dalam kategori R4 non database.

Ia menjelaskan, pada seleksi tahap 1 ada istilah kategori R2 dan R3 yang telah memiliki regulasi. Mereka sudah mengikuti tes, kalaupun tidak lulus mereka tetap terangkat menjadi guru PPPK paruh waktu.

“Sedangkan, kami guru honorer R4, sampai sekarang tidak ada regulasi yang jelas. Sehingga kami ini mau dikemanakan?,” ungkapnya.

Mereka berharap kepada pemerintah ada jalan yang terbaik dan regulasi yang berpihak kepada kami sebagai tenaga pendidik. Para guru honorer itu berharap ada regulasi yang jelas terhadap guru honorer R4 non database BKN, baik Kementerian PANRB maupun pemerintah daerah.

Kehilangan Penghasilan

Belum selesai persoalan tersebut, para guru honorer itu juga terancam kehilangan penghasilan akibat penghapusan uang komite. Lilis Suryani, guru honorer di SMA negeri di Lampung Selatan menyampaikan, selama ini gajinya oleh sekolah menggunakan uang komite atau sumbangan wali murid.

Penghapusan uang komite otomatis akan membuat sekolah kehilangan sumber dana untuk membayar upah guru honorer. Hal itu menimbulkan kekhawatiran kehilangan penghasilan bahkan pekerjaan dari kalangan guru honorer.

“Ditambah lagi dengan kedatangan PPPK juga akan mengambil jam ngajar kami, sehingga meski sudah sertifikasi juga tetap akan sulit karena pencairannya berdasarkan jam ngajar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadisdikbud Lampung Thomas Amirico mengungkapkan, pihaknya juga belum bisa memastikan untuk mengakomodasi mereka menjadi tenaga PPPK. Sebab rekrutmen dan pengangkatan PPPK merupakan kebijakan pemerintah pusat.

“Terkait formasi penerimaan guru ASN itu kebijakan pemerintah pusat, bukan daerah,” katanya.

Pastikan tetap Mengajar

Namun ia memastikan para guru honorer kategori R4 itu tetap mengajar. Sebab tenaga mereka sebagai pengajar masih sangat dibutuhkan oleh sekolah.

Pihaknya juga telah melakukan asistensi kepala sekolah untuk menyiapkan skema pembiayaan agar para guru honorer tetap bisa digaji.

“Untuk tahun ini, optimalisasi dari kegiatan-kegiatan yang ada supaya mereka tetap digaji, di tahun depan akan didorong melalui APBD. Kepala sekolah sudah kami asistensi terkait skema pembiayaannya seperti apa,” pungkasnya.

Tags: Dinas PendidikanGuru HonorerLampung SelatanSMA Negeriuang komite
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

BPKH Fasilitasi 675 Pemilir Asal Lampung Balik Kerja Gratis ke Pulau Jawa

BPKH Fasilitasi 675 Pemilir Asal Lampung Balik Kerja Gratis ke Pulau Jawa

byAtikaand1 others
24/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberangkatkan 675 perantau asal Lampung dalam program “Balik Kerja Bareng BPKH...

Pengembalian Barang Tertinggal Jadi Standar Layanan Tol Bakter

Pengembalian Barang Tertinggal Jadi Standar Layanan Tol Bakter

byMustaan
23/03/2026

PENGEMBALIAN tas berisi uang tunai dan dolar Amerika bernilai ratusan juta rupiah di Rest Area KM 87B Tol Bakauheni–Terbanggi Besar...

Jenazah Anggota DPR RI Tamanuri Tiba di Rumah Duka

Jenazah Anggota DPR RI Tamanuri Tiba di Rumah Duka

byRicky Marlyand1 others
23/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri meninggal dunia, Senin,...

Berita Terbaru

Redmi Pad SE 8.7. Dok Xiaomi
Teknologi

5 Tablet Android 2 Jutaan Bisa SIM Card, Internetan Bebas Tanpa WiFi

byEffran
24/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kebutuhan perangkat fleksibel terus meningkat. Banyak orang kini memilih tablet untuk belajar, bekerja, dan hiburan. Menariknya,...

Read moreDetails
Jorge Martin GP Brasil

Jorge Martin Enggan Bicara Gelar Juara MotoGP 2026 meski Tempel Marco Bezzecchi

24/03/2026
Sekura Cakak Buah, Tradisi yang Menjaga Identitas Lampung Barat

Sekura Cakak Buah, Tradisi yang Menjaga Identitas Lampung Barat

24/03/2026
WAKIL Ketua MPR Eddy Soeparno (WFH Setelah Lebaran)

WFH Setelah Lebaran: Wakil Ketua MPR Ingatkan Roda Ekonomi Jangan Melambat

24/03/2026
Skema WFH

WFH Seminggu Sekali Segera Berlaku: Mensesneg Tegaskan Tidak Untuk Semua Sektor

24/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.