• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 31/08/2025 14:24
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Perubahan Sistem Mengajar Harus Mampu Tingkatkan Efektivitas Belajar Peserta Didik

Adi SunaryobyAdi Sunaryo
10/12/24 - 20:20
in Humaniora, Pendidikan
A A
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok/MPR RI

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok/MPR RI

Bandar Lampung (Lampost.co): Perubahan sistem mengajar bagi guru harapannya mampu meningkatkan efektivitas belajar bagi peserta didik dan pelaksanaan sistem pendidikan nasional.

“Saya berharap sejumlah kebijakan yang pemerintah ambil di sektor pendidikan mampu meningkatkan kualitas pengajaran. Lalu melahirkan anak bangsa yang berdaya saing di masa depan.” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Desember 2024.

Baca juga: Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat Demi Pembangunan Nasional yang Lebih Baik

Melalui keterangan melalui youtube Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin, 9 Desember 2024, mengubah sistem 24 jam mengajar seminggu bagi guru. Harapannya dengan sistem yang baru, para guru bisa menuntaskan tugas utamanya yakni mengajar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menuturkan jika waktu wajib mengajar 24 jam dalam seminggu tak perlu dengan mengisi kegiatan untuk mengajar saja. Para guru bisa memberikan bimbingan kepada siswa. Lalu, mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas profesional.

Menurut Lestari, pelaksanaan kebijakan tersebut harus benar-benar para guru laksanakan dengan tata kelola yang terukur. Sehingga hal tersebut dapat terealisasi sesuai dengan perencanaan.

Sosialisasi

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, meski pada sistem baru tenaga pengajar mendapat keleluasaan memanfaatkan waktu untuk melakukan bimbingan siswa dan peningkatan kapasitas guru, kualitas pengajaran terhadap peserta didik harus dapat meningkat.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mendorong, agar sosialisasi terhadap penerapan kebijakan baru itu dapat pemerintah lakukan dengan tepat kepada para guru.

Menurut Rerie, bila penerapan kebijakan baru itu dapat sesuai dengan perencanaan. Maka, sejumlah hal dalam proses pendidikan dapat terus ditingkatkan seperti penguatan kapasitas guru dan proses belajar mengajar.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap sejumlah upaya perbaikan di sektor pendidikan yang pemerintah lakukan dapat segera mewujudkan peserta didik yang mampu mengembangkan potensi diri. Yaitu menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri. Kemudian menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: HUMANIORAkemendikbudasmenKementerian PendidikanPENDIDIKANsistem mengajar 2025sistem pendidikan 2025tahun ajaran baru 2025
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

acara Harmorni Rupa dan Warna di Kantor Dewan Kesenian Lampung, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Pelestarian Seni dan Budaya Jadi Pilar Pembangunan Manusia

byDelima Napitupulu
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) —Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga serta mengembangkan seni dan budaya daerah. Hal itu disampaikan Staf...

Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar pagelaran budaya bertanuk Harmoni Warna dan Suara, Sabtu, 30 Agustus 2025

Harmoni Warna dan Suara, Cara DKL Lestarikan Budaya Lampung

byDelima Napitupulu
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar pagelaran budaya bertajuk Harmoni Warna dan Suara di Kantor DKL, Kompleks...

Puluhan anak-anak hingga remaja berkumpul di Kantor Dewan Kesenian Lampung (DKL) pada Kompleks PKOR, Way Halim, Sabtu, 30 Agustus 2025

Anak-anak Lampung Jadi Penjaga Kelestarian Budaya Daerah

byDelima Napitupulu
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) —Puluhan anak dan remaja meramaikan Kantor Dewan Kesenian Lampung (DKL) di Komplek PKOR Way Halim, Sabtu, 30...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.