• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 12:22
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Profesor Unila Bertambah, Syarief Makhya Raih Guru Besar Bidang Kebijakan Publik

Universitas Lampung (Unila) kembali akan menambah jumlah guru besar (profesor).

Ricky MarlyIhwana HaulanbyRicky MarlyandIhwana Haulan
03/06/24 - 14:13
in Humaniora
A A
Profesor Unila Bertambah, Syarief Makhya Raih Guru Besar Bidang Kebijakan Publik

Guru Besar bidang Ilmu Kebijakan Publik, Syarief Makhya. (Lampost.co/Ihwana Haulan)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Universitas Lampung (Unila) kembali akan menambah jumlah guru besar (profesor). Kali ini, akademisi Ilmu Pemerintahan FISIP Unila, Syarief Makhya mendapat kenaikan jabatan akademik sebagai guru besar bidang kebijakan publik. Kabar ini sekaligus menjadikannya sebagai guru besar ke-120 di kampus hijau Unila.

Penetapan guru besar itu berdasarkan Surat Keputusan Mendikbudristek Nomor 49616/M/07/2024 tentang kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tertanggal 8 Mei 2024.

“Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2024 dinaikkan jabatannya menjadi guru besar/profesor bidang ilmu kebijakan publik dengan angka kredit sebesar 859,70,” begitu bunyi salah satu kutipan dalam surat keputusan tersebut.

Baca Juga:

Unila Akan kembali Mengukuhkan Tujuh Guru Besar

Eks Dekan FISIP Unila itu menjelaskan, saat pengukuhannya nanti ia akan membawakan orasi ilmiah mengenai dinamika politik dan kebijakan publik.

Salah satu bahasan dalam topik orasi ilmiahnya yaitu tentang peralihan kepemimpinan kepala daerah. Di mana menurut dia pergantian kepala daerah yang baru cenderung tidak mau melanjutkan kebijakan dari kepala daerah lama. Sehingga kemudian output dan outcome dari hasil kebijakan tidak mencapai hasil yang maksimal.

“Padahal yang lebih penting lagi, di situ ada dana publik yang harus bisa dipertanggungjawabkan, karena hampir semua project-project itu bersumber dari APBD atau APBN,” kata Syarief Makhya, Senin, 3 Juni 2024.

Persepsi kepala daerah menurutnya cenderung ingin melahirkan legacy baru. Hal itu membuat pembangunan daerah tidak mengalami keberlanjutan. Padahal, kata dia, kebijakan kepala daerah itu harus mempertimbangkan risiko kebijakan yang terlihat dari aspek politik, hukum, ekonomi, dan sosial.

Konsekuensi

Memegang label sebagai guru besar menurutnya tentu punya konsekuensi pertanggungjawaban moral yang besar. Maka dari itu, Syarief mengatakan bahwa ia harus memposisikan diri untuk tidak bisa bebas nilai. Artinya seorang guru besar harus memiliki nilai-nilai tertentu untuk melakukan perubahan.

“Tugas saya ke depan adalah mendesminasi pemikiran-pemikiran melalui berbagai wadah baik media, opini atau macam-macam tujuannya saya harus melakukan pencerahan pemikiran kepada masyarakat,” ujar pria 64 tahun tersebut.

130 Guru Besar

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani mengaku belum menentukan secara pasti waktu pengukuhan Syarief Makhya sebagai guru besar.

Namun ia turut bersyukur dengan bertambahnya jumlah guru besar dari Unila. Ke depan Unila menurutnya memiliki target capaian hingga 130 guru besar.

“Terget kita sebanyak-banyaknya, bisa sampai 130. Tapi kembali lagi dari kementerian kita juga masih menunggu proses,” ujarnya usai pelaksanaan wisuda Unila beberapa waktu lalu.

Tags: Guru BesarPOLITIKUnila
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Kalianda (lampost.co)--Ancaman virus rabies di Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan tren meningkat. Dinkes setempat melaporkan sebanyak 493 insiden gigitan Hewan Penular...

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

byRicky Marlyand1 others
25/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian serius Presiden terhadap konflik antara manusia...

Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

byDelima Napitupulu
25/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperketat proteksi kesehatan warga guna membendung potensi penyebaran virus dengan istilah Super Flu. Sebagai...

Berita Terbaru

Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan Imlek spesial bertajuk “Fire Horse Fortune”.
Advertorial

Sambut Imlek 2026, Akar Hotel Lampung Hadirkan Perayaan “Fire Horse Fortune”

byAdi Sunaryo
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2026, Akar Hotel Lampung mempersembahkan perayaan spesial bertajuk “Fire Horse...

Read moreDetails
Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

26/01/2026
BATIQA Hotel Lampung berkolaborasi dengan Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar aksi penanaman pohon bertajuk “Satu Kamar Satu Pohon”.

BATIQA Hotel Lampung Berkolaborasi dengan Agroforestri ITERA Gelar Aksi “Satu Kamar Satu Pohon” Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional

26/01/2026
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memborong enam penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026.

Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, PTBA Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2026

26/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 26 Januari 2026, Rekor Baru Lewati Rp2,9 Juta

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.