Bandar Lampung (lampost.co)–SMAN 1 Bandar Lampung mengambil langkah strategis dalam memahami karakteristik siswa dengan menggelar Tes Analisis Diagnostik bagi seluruh siswa kelas X, Senin, 11 Mei 2026. Sebanyak 340 siswa kelas X-1 hingga X-9 mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk memetakan minat, bakat, hingga gaya belajar siswa secara akurat.
Dalam pelaksanaannya, sekolah bekerja sama dengan lembaga psikologi Insight Yogyakarta. Psikolog Insight Yogyakarta, Debri Setia Ningrum, menjelaskan bahwa data diagnostik sangat krusial bagi siswa kelas X yang berada pada masa transisi dari jenjang SMP.
“Siswa kelas X datang dari latar belakang sekolah dan pola asuh yang sangat beragam. Tes ini membantu sekolah untuk memiliki data akurat. Sehingga pengembangan siswa tepat sesuai dengan keunikan masing-masing individu,” ujar Debri.
Melalui analisis ini, siswa tidak hanya penilaian secara akademik, tetapi juga mengenali kepribadian, serta kelebihan dan kekurangan mereka. Menurut Debri, pengenalan sejak dini akan membuat siswa lebih yakin dalam menentukan arah peminatan mata pelajaran ke depan.
“Sekolah sebaiknya mengembangkan siswa berdasarkan potensi bawaan mereka. Dengan memahami gaya belajar, baik itu visual, auditori, atau kinestetik, guru dapat menyesuaikan metode pengajaran agar hasil belajar lebih maksimal,” tambahnya.
Layanan Tes Analisis Diagnostik ini diakses melalui platform SIPLAH (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah). Hal ini memastikan transaksi dan layanan berjalan secara aman, transparan, dan terpantau langsung oleh Dinas Pendidikan.
Pihak sekolah berharap, penggunaan data psikologis dalam pengembangan kurikulum ini dapat memicu penerapan serupa di jenjang SD dan SMP. Tujuannya agar potensi setiap anak di Lampung dapat teridentifikasi dan terasah sejak dini tanpa ada bakat yang tersia-siakan.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update