• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 23:13
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

AS dan Sekutu Desak Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata

Denny ZYAntaranewsbyDenny ZYandAntaranews
26/09/24 - 18:12
in Internasional
A A
korban tewas di lebanon

Ilustrasi. Serangan Israel ke Lebanon. (Foto: Dok. Antara)

Jakarta (Lampost.co) — Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan sembilan negara lainnya pada Rabu mendesak Israel dan Lebanon untuk menyepakati gencatan senjata sementara di tengah ketegangan yang semakin meningkat di perbatasan keduanya.

Dalam sebuah pernyataan gabungan, AS, Australia, Kanada, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirat Arah, dan Qatar menyebut situasi di Lebanon dan Israel “tidak bisa ditoleransi” sejak 8 Oktober.

Situasi tersebut “menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima karena risiko eskalasi regional yang lebih luas,” kata mereka.

Baca juga: Jokowi Ajak Semua Negara dan PBB Respon Cepat Serangan Israel ke Lebanon

“Ini tidak menguntungkan siapa pun, baik masyarakat di Israel atau pun rakyat Lebanon.”

Pernyataan itu menyebutkan bahwa sudah saatnya mencapai penyelesaian diplomatik bagi warga sipil untuk kembali ke rumah mereka.

“Namun, diplomasi tidak bisa berhasil di tengah eskalasi konflik ini,” kata pernyataan itu.

“Oleh karena itu kami menyerukan gencatan senjata selama 21 hari di seluruh perbatasan Lebanon-Israel untuk memberikan ruang bagi diplomasi menuju penyelesaian diplomatik yang konsisten dengan UNSCR 1701, dan implementasi UNSCR 2735 terkait gencatan senjata di Gaza,” katanya.

“Kami menyerukan kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Israel dan Lebanon, untuk segera mendukung gencatan senjata sementara yang konsisten dengan UNSCR 1701 selama periode ini dan memberikan kesempatan nyata bagi penyelesaian diplomatik,” menurut pernyataan itu.

 

Dukung Upaya Diplomatik

Mereka juga mengatakan bahwa mereka siap mendukung semua upaya diplomatik untuk menyelesaikan kesepakatan antara Lebanon dan Israel dalam periode ini.

Dalam sebuah pernyataan awal, Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan baku tembak tersebut mengancam konflik yang jauh lebih luas dan menimbulkan kerugian bagi warga sipil.

“Oleh karena itu kami bekerja bersama dalam beberapa hari terakhir untuk menyerukan gencatan senjata sementara guna memberikan kesempatan bagi keberhasilan diplomasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan,” kata mereka.

“Kami menyerukan dukungan luas dan dukungan segera dari Pemerintah Israel dan Lebanon,” kata pernyataan itu.

Ketegangan regional meningkat di tengah serangan udara mematikan oleh Israel ke Lebanon sejak Senin pagi yang menewaskan hampir 610 orang dan melukai lebih dari 2 ribu lainnya, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Kelompok Lebanon Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas batas sejak awal serangan Israel ke Jalur Gaza. Serangan itu telah menewaskan lebih dari 41.400 orang. Sebagian besar perempuan dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas oleh kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober lalu.

Masyarakat internasional telah memperingatkan Israel untuk tidak melakukan serangan ke Lebanon. Sebab serangan-serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik Gaza ke tingkat regional.

Tags: ASgencatan senjataisraelLebanonperang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.(Fox News)

Kongres AS Periksa Hillary Soal Epstein

byDelima Napitupuluand1 others
27/02/2026

Washington (lampost.co)--Mantan Sekretaris Negara AS Hillary Clinton memberikan kesaksian krusial di depan Komite Pengawasan DPR pada Kamis, 26 Februari 2026....

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

byRicky Marlyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dalam konflik politik global, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi sebagaimana amanat konstitusi. "Konflik...

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation.

Sri Mulyani Resmi Jadi Dewan Direksi Gates Foundation Milik Bill Gates

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation. Lembaga filantropi...

Berita Terbaru

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan
Humaniora

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Read moreDetails
Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

28/02/2026
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul

Satgas MBG Lampung Pastikan Menu Ramadan 2026 Layak dan Bergizi

28/02/2026
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran di New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026. Dok Polresta Bandar Lampung

Kompor Gas Bocor Diduga Penyebab Kebakaran di Hotel Anugerah Express Lampung

28/02/2026
Kebakaran terjadi di lapak penampungan ban bekas di Jalan Yos Sudarso , Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Dok Polresta Bandar Lampung

Lapak Penampungan Ban Bekas di Bandar Lampung Kebakaran

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.