• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/03/2026 14:28
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

6 Faktor yang Membuat Lansia Rentan Terhadap Penyakit

Denny ZYMedcombyDenny ZYandMedcom
12/12/24 - 13:38
in Kesehatan
A A
Lansia Rentan Penyakit

(Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Seiring bertambahnya usia, lansia semakin rentan terhadap berbagai penyakit. Penurunan fungsi biologis tubuh dan faktor sosial menjadi penyebab utama mengapa lansia lebih mudah terpapar penyakit.

Faktor-faktor seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh, adanya penyakit kronis, perubahan fisiologis organ tubuh, masalah malnutrisi, gangguan kognitif, serta isolasi sosial, berkontribusi besar terhadap kesehatan lansia. Semua ini meningkatkan kerentanannya terhadap infeksi dan komplikasi kesehatan lainnya.

Dalam artikel kali ini, kami akan merangkum alasan utama mengapa lansia lebih mudah terserang penyakit, Simak penjelasannya!

Baca juga: Cegah Penyakit Jantung di Usia Muda

6 Alasan Utama Lansia Mudah Terserang Penyakit

  1. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh lansia mengalami penurunan fungsi yang signifikan seiring bertambahnya usia. Sel-sel imun yang berperan dalam melawan patogen menjadi kurang efektif, sehingga lansia lebih mudah terinfeksi penyakit seperti pneumonia dan virus, termasuk COVID-19. Kondisi ini menjadikan mereka lebih rentan terhadap infeksi yang dapat berbahaya.

  1. Penyakit Kronis

Banyak lansia yang sudah menderita penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Kondisi-kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko komplikasi, tetapi juga memperburuk kemampuan tubuh dalam melawan penyakit baru. Misalnya, diabetes dapat memperlambat penyembuhan luka, sementara hipertensi dapat memperburuk masalah pada jantung.

  1. Perubahan Fisiologis

Proses penuaan menyebabkan perubahan pada berbagai organ tubuh, seperti ginjal dan paru-paru, yang fungsinya menurun. Hal ini mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan obat-obatan dan mengurangi kapasitas paru-paru dalam berfungsi optimal. Akibatnya, lansia lebih lambat dalam pemulihan dari penyakit.

  1. Malnutrisi

Lansia sering menghadapi masalah malnutrisi, yang dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang, kehilangan nafsu makan, atau kesulitan dalam menyiapkan makanan. Kondisi ini melemahkan sistem imun dan meningkatkan risiko terpapar infeksi.

  1. Gangguan Kognitif

Banyak lansia yang mengalami gangguan kognitif, seperti kehilangan ingatan atau kesulitan untuk mengikuti protokol kesehatan. Hal ini mempengaruhi kemampuan mereka dalam menjaga kesehatan diri, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit.

  1. Faktor Sosial

Isolasi sosial menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan lansia. Kurangnya dukungan sosial dapat menyebabkan depresi dan kecemasan, yang pada gilirannya dapat memperburuk kondisi fisik mereka.

Anda juga dapat referensi berita atau artikel terkait kesehatan lainnya dengan membaca di website ididogiyai.org

Tags: KESEHATANlansiapenyakit
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Vaksinasi campak

Bandara-Pelabuhan Siapkan Fasilitas Vaksinasi Campak

byDelima Napitupuluand1 others
09/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026....

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk lebih gencar melakukan penyaluran vaksin...

Dinkes Lampung Pastikan Stok Vaksin MR Aman

Dinkes Perkuat Pengawasan dan Imunisasi Antisipasi Dugaan Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat ratusan laporan dugaan campak sepanjang tahun 2025. Dinkes Lampung jalankan program...

Berita Terbaru

Tambak udang. (IST)
Ekonomi dan Bisnis

DPRD Lampung Dorong Udang Dipasena Tembus Ekspor

byDelima Napitupuluand1 others
17/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas mendukung pemulihan kawasan tambak Dipasena sebagai pusat produksi udang unggulan....

Read moreDetails
Produksi udang. IST)

Produksi Udang Dipasena Turun Drastis

17/03/2026
Tambak udang (IST)

Sedimentasi Kanal Ancam Produktivitas Tambak Udang Dipasena

17/03/2026
sosialisasi di Balai Desa Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Senin (16/3).

SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja, Dongkrak Ekonomi Warga Lampung

17/03/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf dan unsur Forkopimda memantau kesiapan pengamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (16/3/2026). Dok ADPIM Lampung

Perkuat Koordinasi Pastikan Mudik Berjalan Aman dan Lancar

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.