Jakarta (lampost.co)–Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026. Langkah ini strategi proaktif untuk menekan potensi lonjakan kasus campak di tengah masifnya pergerakan masyarakat saat musim libur panjang.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa layanan vaksinasi akan diprioritaskan di titik-titik transportasi utama dengan intensitas kunjungan tinggi, seperti bandara dan pelabuhan. Balai Karantina Kesehatan (BKK) di seluruh wilayah telah diinstruksikan untuk menyiapkan teknis pelaksanaan di lapangan.
“Kami fokus melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak yang belum memiliki imunisasi lengkap. Koordinasi dengan dinas kesehatan setempat guna memastikan ketersediaan stok vaksin MR di setiap posko,” ujar Andi, baru-baru ini.
Data tren lima tahun terakhir menunjukkan adanya hubungan erat antara hari besar keagamaan dengan peningkatan kasus campak. Mengingat Lebaran melibatkan interaksi massa di ruang publik dalam waktu lama, Kemenkes memandang penting adanya benteng perlindungan tambahan melalui imunisasi di jalur mudik.
Panduan Bagi Pemudik
Virus campak sangat menular melalui percikan udara (droplets). Jika Anda atau keluarga mengalami gejala demam tinggi dan ruam kemerahan pada kulit saat di perjalanan, Kemenkes menyarankan langkah berikut:
-
Segera lakukan isolasi mandiri dan hindari kontak dengan orang sehat.
-
Gunakan masker secara disiplin untuk mencegah penularan lebih luas.
-
Segera datangi fasilitas kesehatan atau posko kesehatan mudik terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh vaksin yang tersalur ke tingkat kabupaten dan kota dalam kondisi aman dan siap pakai guna menjamin mudik yang sehat dan selamat.








