• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 12/02/2026 07:27
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Indonesia Diminta Waspadai Lonjakan Kasus Usai WHO Tetapkan Darurat Mpox

NurbyNur
16/08/24 - 20:36
in Bandar Lampung, Kesehatan
A A
Cacar monyet atau disbeut dengan virus Mpox.

Cacar monyet atau disbeut dengan virus Mpox. Ilustrasi. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co)— Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah kembali menetapkan status darurat global untuk penyakit mpox (sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet). Peningkatan kasus ini setelah terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kasus di berbagai negara.

Indonesia, sebagai bagian dari komunitas global, meminta untuk waspada terhadap kemungkinan lonjakan kasus mpox.

Pemerintah Indonesia harapannya dapat meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Termasuk melakukan pemantauan yang lebih ketat, meningkatkan kemampuan diagnostik.

Sekaligus menyiapkan fasilitas kesehatan yang memadai untuk menangani kasus-kasus potensial. Masyarakat juga di imbau untuk tetap waspada, mematuhi protokol kesehatan, dan segera melaporkan jika ada gejala yang mencurigakan.

Di Republik Demokratik Kongo (DRC), wabah mpox telah menewaskan 548 orang sejak awal tahun ini, dengan semua provinsi di negara tersebut terdampak. Kementerian Kesehatan DRC melaporkan bahwa hingga saat ini, telah tercatat 15.664 kasus potensial dan 548 kematian.

WHO juga menyatakan bahwa lonjakan kasus mpox di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat global. Dengan perhatian khusus pada peningkatan kasus di Kongo dan penyebaran penyakit ini ke negara-negara tetangga.

Menteri Kesehatan Samuel-Roger Kamba mengungkapkan bahwa provinsi-provinsi yang paling terdampak di Kongo termasuk Kivu Selatan, Kivu Utara, Tshopo, Equateur, Ubangi Utara, Tshuapa, Mongala, dan Sankuru.

WHO mengambil keputusan ini sehari setelah pengawas kesehatan Uni Afrika mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat mereka sendiri terkait dengan wabah yang berkembang.

Selain itu, kasus mpox pertama di luar Afrika terkait wabah ini telah teridentifikasi di Swedia. Setelah WHO mengonfirmasi infeksi tersebut.

Penyakit mpox, yang awalnya biasa menyebut dengan cacar monyet, pertama kali di temukan pada manusia pada tahun 1970 di wilayah yang sekarang terkenal sebagai Republik Demokratik Kongo.

Penyakit ini merupakan infeksi yang penyebabnnya adalah virus yang di tularkan dari hewan yang terinfeksi ke manusia.

Namun juga dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak fisik yang dekat. Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, dan lesi kulit besar seperti bisul.

Tags: darurat kasuspenyakit cacar monyetvirus MPOXWHO
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Korlantas Polri Cek Jalur dan Titik Posko Mudik di Bandar Lampung

Korlantas Polri Cek Jalur dan Titik Posko Mudik di Bandar Lampung

byWandi Barboyand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memetakan kesiapan infrastruktur dan titik pelayanan di...

Polresta Bandar Lampung menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Puslabfor melakukan olah tempat kejadian perkara, Rabu, 11 Februari 2026. Dok Lampost.co

Tim Puslabfor Mabes Polri Tiga Jam Olah TKP Penemuan Mayat di Penginapan

byTriyadi Isworoand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jajaran Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) selama 3 jam,...

Polresta Bandar Lampung menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Puslabfor melakukan olah tempat kejadian perkara, Rabu, 11 Februari 2026. Dok Lampost.co

Polresta Cari Sosok Pengantar Warga Banten Sebelum Tewas di Indekos

byTriyadi Isworoand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jajaran Polresta Bandar Lampung memburu pengantar terakhir sebelum tertemukan tewas. Hal ini kelanjutan dari penemuan seorang...

Berita Terbaru

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Kamis, 12 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
12/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 12 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Bangun Ekosistem Perlindungan yang Tepat untuk Cegah Ragam Kekerasan terhadap Anak

Tingkatkan Keamanan Pangan Demi Wujudkan Kualitas SDM yang Lebih Baik

11/02/2026
Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

Pemprov Lampung Tak Wajibkan ASN Ikut Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur

11/02/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Persib Takluk 0-3 dari Ratchaburi di Leg Pertama 16 Besar ACL 2

11/02/2026
Gubernur Jateng1

Backlog Perumahan Jawa Tengah Berkurang 274 Ribu Unit pada 2025

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.