• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/12/2025 02:13
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ini Lima Alasan Mengapa Balita Terbangun Sambil Berteriak di Malam Hari

Mimpi buruk dapat membuat balita terbangun dalam keadaan sedih dan ketakutan.

Ricky MarlyMedcombyRicky MarlyandMedcom
15/10/25 - 23:28
in Kesehatan
A A
Ini Lima Alasan Mengapa Balita Terbangun Sambil Berteriak di Malam Hari

(Ilustrasi Meta AI)

Jakarta (Lampost.co) — Tidur balita dapat terganggu oleh hal-hal yang sama yang mengganggu bayi. Tetapi mereka juga menghadapi masalah tidur baru seiring bertambahnya usia.

Melansir dari BabyCenter, berikut adalah lima alasan paling umum mengapa balita mungkin bangun sambil berteriak di malam hari:

1. Mimpi buruk

Mimpi buruk dapat membuat balita terbangun dalam keadaan sedih dan ketakutan. Jarang terjadi, balita berusia 18 bulan ke atas dapat mengalami mimpi buruk.

Baca Juga:

Bisa Jadi Momen yang Menyenangkan, Ini 11 Tips Memandikan Anak Balita

 

Selama mimpi buruk, anak tidak terbangun (saat mereka berada dalam tahap deep sleep). Tetapi mungkin mereka berteriak, bernapas cepat, berkeringat, dan bergerak-gerak.

Hal ini terlihat menakutkan, tetapi mimpi buruk tidak berbahaya dan tidak boleh mencoba membangunkan anak. Mimpi buruk biasanya berlangsung singkat, dan anak tidak ingat keesokan harinya.

 

2. Pertumbuhan gigi

Anak akan terus mengalami pertumbuhan gigi hingga tahun kedua dan ketiga. Ini berarti mereka mungkin mengalami nyeri dan ketidaknyamanan yang membuat mereka terbangun di malam hari.

Jika anak sering memasukkan tangan atau benda ke mulut dan gusinya merah dan bengkak, mungkin ada gigi baru yang akan segera tumbuh.

Gigi taring atau geraham sering lebih nyeri dan anak mungkin menggosok pipi atau menolak makan keras. Opsi seperti gel tumbuh gigi atau obat pereda (setelah konsultasi dokter) bisa membantu malam lebih tenang.

 

3. Regresi tidur

Bayi bukan satu-satunya yang mengalami regresi tidur! Jika rutinitas balita terganggu, mungkin terlihat perubahan drastis dalam pola tidurnya.

Ini bisa berarti terbangun di tengah malam sambil menangis atau memanggil. Regresi pada balita sering dipicu oleh perubahan seperti mulai sekolah atau saudara baru, membuat mereka butuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan.

 

4. Kecemasan perpisahan

Sama seperti pada bayi, kecemasan perpisahan umum terjadi pada balita, sering mencapai puncaknya sekitar usia 15 hingga 18 bulan.

Kecemasan perpisahan bisa terjadi di malam hari, ketika balita terbangun dan menyadari bahwa mereka sendirian di tempat tidurnya. Mereka mungkin bereaksi dengan menangis atau berteriak histeris.

Meskipun hal ini bisa mengganggu tidur semua orang, ini adalah fase yang akan dilalui anak seiring waktu. Balita mungkin memanggil nama orang tua spesifik dan respons cepat dengan kehadiran singkat bisa membangun rasa aman.

 

5. Penyakit

Jika anak sakit, mereka akan mencari kenyamanan dari pengasuh, tidak peduli waktu siang atau malam.

Demam, muntah, infeksi telinga, nyeri tubuh, dan hidung tersumbat dapat membuat balita terbangun tiba-tiba, menyebabkan mereka berteriak atau menangis di tengah malam.

Gejala seperti batuk atau pilek bisa membuat bernapas sulit, terutama saat berbaring. Beri obat sesuai usia dan pantau suhu tubuh.

Tags: balitabayideep sleepmalam harimimpi burukpenyakitPertumbuhan gigi
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

kasur queen

Cara Memilih Kasur Queen Nyaman untuk Tidur Berkualitas Setiap Hari

byIsnovan Djamaludin
21/11/2025

KUALITAS tidur sangat menentukan produktivitas dan kesehatan Anda setiap harinya. Salah satu faktor penting untuk mendapatkan tidur yang nyenyak adalah...

Jenis gula dan pentingnya pemilihan bijak.

Mengenal Jenis Gula dan Efeknya pada Tubuh

bySri Agustina
21/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)--Ternyata gula itu tidak hanya satu jenis, tetapi banyak varian baik yang ada di dapur atau di kemasan...

Dapur MBG Bisa Kena Sanksi jika Lalai Terkait Temuan Ulat dalam Menu

Dapur MBG Bisa Kena Sanksi jika Lalai Terkait Temuan Ulat dalam Menu

byMuharram Candra Luginaand1 others
19/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polemik temuan ulat di menu MBG untuk siswa salah satu SD di Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan,...

Berita Terbaru

Marinir Perkuat Peran Sosial dan Gelar Beragam Lomba
Humaniora

Marinir Perkuat Peran Sosial dan Gelar Beragam Lomba

byWandi Barboyand1 others
30/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co): Korps Marinir TNI AL memperkuat peran sosialnya melalui rangkaian kegiatan besar dalam perayaan HUT ke-80. Marinir menggelar...

Read moreDetails
Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 Berakhir Khidmat, 575 Ribu Jemaah Padati Kota Baru

Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025 Berakhir Khidmat, 575 Ribu Jemaah Padati Kota Baru

30/11/2025
Teknisi Reklame Tersetrum, Luka Bakar Capai 80 Persen

Teknisi Reklame Tersetrum, Luka Bakar Capai 80 Persen

30/11/2025
Pangkormar Jamin Tempat Tinggal Prajurit Terdampak Bencana Sumatra

Pangkormar Jamin Tempat Tinggal Prajurit Terdampak Bencana Sumatra

30/11/2025
Tim Gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap pemuda yang tega membunuh bibinya sendiri kemudian mencuri motor dan smartphone untuk judi online. Dok. Polres Bandar Lampung

Pembunuh Wiwik Safitri Pengguna Obat Psikotropika

30/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.