• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 30/03/2026 03:31
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Risiko Penyebaran Penyakit TBC Meningkat di Peralihan Musim, Begini Cara Pencegahannya

Adi SunaryoMedia IndonesiabyAdi SunaryoandMedia Indonesia
17/11/24 - 20:01
in Kesehatan
A A
Ilustrasi. Perbedaan penyakit TBC dan limfoma. Dok/Internet

Ilustrasi. Perbedaan penyakit TBC dan limfoma. Dok/Internet

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co): Cuaca lembab biasanya terjadi saat musim hujan. Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama jika tinggal di lingkungan yang kotor dan kurang terawat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit, terutama penyakit pernapasan seperti Tuberkulosis (TBC).

Lantas, apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya?

Apa itu Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit menular yang paling banyak menyerang manusia di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), TB menyebabkan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahunnya pada 2020, menjadikan penyakit ini penyebab kematian terbesar ke-13 di dunia dan penyebab kematian menular terbesar kedua setelah covid-19 (lebih banyak dari HIV/AIDS).

Baca juga: Ketahui Beragam Manfaat Asam Jawa bagi Kesehatan

TB disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTb) dan umumnya menyerang paru-paru. Meskipun bisa juga menyerang organ tubuh lainnya.

Data Kasus TB

Menurut Laporan TBC Global yang dirilis WHO pada tahun 2023, Indonesia berada di peringkat kedua dunia setelah India dalam jumlah kasus tuberkulosis (TB). Tercatat ada 1.060.000 kasus TB di Indonesia, dengan 134.000 kematian. Artinya, sekitar 15 orang meninggal akibat TB setiap jam di Indonesia.

Meskipun sudah ada program pencegahan dan pengobatan terkait TB, penyakit ini tetap menjadi masalah kesehatan global. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyebaran TB adalah perubahan iklim. Perubahan iklim dapat memengaruhi tempat berkembangnya bakteri penyebab TB. Terutama jika lingkungan yang menjadi tempat tinggal turut lembab.

Bagaimana Perubahan Iklim Mempengaruhi Penyebaran Tuberkulosis?

Suhu dan kelembaban yang tinggi dapat mempercepat perkembangan bakteri penyebab TB. Udara yang lebih hangat mampu menahan lebih banyak uap air, sehingga kelembaban meningkat dan menciptakan kondisi yang lebih nyaman bagi bakteri MTb bertahan di udara.

Menurut National Library of Medicine, pengaruh perubahan iklim dan penyebaran TB berbagai faktor yang saling terkait. Salah satu faktor utama adalah perubahan suhu dan pola hujan, yang dapat mempernyaman lingkungan tempat bakteri TB berkembang.

Selain itu, perubahan pola hujan juga dapat mempengaruhi ketersediaan air bersih, yang sangat penting untuk menjaga kebersihan dan sanitasi yang baik, keduanya berperan penting dalam pencegahan TB.

Faktor yang dapat beresiko menyebabkan penyebaran TB

Penyakit TB dapat menyebar melalui tetesan air liur yang terinfeksi dari penderita TB lainnya. Orang yang terinfeksi virus ini dapat menularkan saat batuk, bersin, atau bahkan berbicara.

Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran TB melansir dari situs website resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat:

  • Lahir atau sering bepergian ke negara dengan tingkat TB tinggi. Seperti Asia, Afrika, atau Amerika Latin, di mana banyak penemuan penyakit ini.
  • Tinggal di tempat dengan banyak orang di mana TB mudah menyebar seperti penampungan tunawisma, penjara, atau rumah tahanan, di mana TB lebih sering terjadi.
  • Bekerja di lokasi dengan potensi penyebaran TB yang tinggi, seperti rumah sakit, penampungan tunawisma, fasilitas pemasyarakatan, atau panti jompo.
  • Merokok secara aktif.
Upaya Pencegahan

Untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang meningkatkan kelembaban dan memicu penyebaran kembali virus TB, melansir dari website Rumah Sakit Paru Respira berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi peningkatan kasus TB akibat cuaca lembab.

1. Menjaga kebersihan lingkungan

Lingkungan yang bersih membantu mencegah penyebaran TB, sehingga menjaga kebersihan menjadi langkah penting dalam mengatasi penyakit ini. Dapat melakukan upaya ini dengan meningkatkan kesadaran diri sendiri dan masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan menyediakan akses yang lebih baik terkait fasilitas sanitasi yang memadai.

2. Meningkatkan cakupan vaksinasi

Vaksinasi adalah cara efektif untuk mencegah TB. Oleh karena itu, meningkatkan jumlah orang yang mendapat vaksinasi dapat membantu menekan risiko penyebaran penyakit ini.

Vaksin Bacille Calmette-Guérin (BCG) digunakan untuk mencegah TB. Penggunaan vaksin di Amerika Serikat jarang, tetapi sering diberikan kepada bayi dan anak-anak di negara dengan banyak kasus TB. Vaksin ini membantu melindungi mereka dari jenis TB berat, seperti meningitis.

3. Mengurangi emisi gas rumah kaca

Emisi gas rumah kaca berkontribusi pada perubahan iklim yang dapat memperburuk penyebaran TB. Menguranginya bisa membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Dapat melakukan langkah ini dengan memanfaatkan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Misalnya, beralih ke transportasi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik atau sepeda juga membantu mengurangi emisi.

4. Gunakan masker dan berjemur di pagi hari

Memakai masker dapat mencegah penyebaran dan paparan bakteri TB melalui udara, terutama di tempat umum atau saat berada di sekitar orang yang berisiko tinggi terinfeksi.

Selain itu, rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi membantu tubuh mendapatkan vitamin D yang penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan bakteri TB yang mungkin ada dalam tubuh.

Dalam menghadapi cuaca lembab yang dapat meningkatkan risiko penyebaran TB membutuhkan penanggulangan yang tepat. Dengan menyebutkan langkah-langkah sebelumnya, harapannya penyebaran TB dapat lebih berkurang.

Sumber: WHO/National Library of Medicine/Rumah Sakit Paru Respira

Anda juga bisa mengikuti berita kesehatan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Empat Lawang, Sumatera Selatan. Lembaga ini berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut dengan mengklik di website pafiempatlawangkab.org

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: berita kesehatankasus tbc di indonesiakasus tuberkulosispenularan tbcpenyebaran tuberkulosisrisiko penyebaran virus tbc
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

byWandi Barboy
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, khususnya bagi pasien kanker.  ...

Vaksinasi campak

Bandara-Pelabuhan Siapkan Fasilitas Vaksinasi Campak

byDelima Napitupuluand1 others
09/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026....

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk lebih gencar melakukan penyaluran vaksin...

Berita Terbaru

ASDP Berangkatkan 1,1 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026
Lampung

ASDP Berangkatkan 1,1 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

byWandi Barboy
29/03/2026

Kalianda (Lampost.co): PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat telah memberangkatkan sebanyak 1.148.252 penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 di lintasan...

Read moreDetails
Kendaraan sedang memasuki Gerbang Tol Kayu Agung Jalan Tol Trans Sumatera. Dok HK

Mobilitas Arus Balik Lebaran di JTTS Masih Tinggi

29/03/2026
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo (kedua kiri) mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) menyapa peserta arus balik dari Sumatera ke Jawa. ANTARA/HO-ASDP.

Layanan Arus Balik Gelombang Kedua Tetap Terjaga

29/03/2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. ANTARA/Harianto.

Arus Balik Penyebrangan Sumatera – Jawa Lancar

29/03/2026
es antartika mencair

Es Antartika Mencair, Kemampuan Laut Serap Karbon Ikut Melemah

29/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.