Kotaagung (Lampost.co) — Inovasi lintas sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat mengantarkan Kabupaten Tanggamus kembali bersinar di panggung nasional. Pemerintah Kabupaten Tanggamus meraih Innovation Government Award (IGA) 2025) dari Kementerian Dalam Negeri RI dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif, sebuah capaian yang menegaskan konsistensi daerah ini dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan solutif.
Penghargaan tersebut menjadi penanda bahwa inovasi di Tanggamus tidak berhenti pada gagasan, melainkan hadir sebagai jawaban atas persoalan riil, mulai dari layanan administrasi kependudukan, kesehatan, hingga pertanian dan pengelolaan keuangan daerah.
Baca juga: KPAI Minta Penyelidikan Serius Tragedi Air Terjun Way Lalaan Tanggamus
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tanggamus, Ir. Doni Sengaji Berisang, menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, bukan semata prestasi institusional.
“Penghargaan IGA 2025 dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif merupakan pengakuan nasional atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada solusi,” ujar Doni, Selasa, 6 Januari 2026.
Ia menambahkan, bagi Bapperida, penghargaan ini menjadi bukti bahwa perencanaan pembangunan daerah berjalan efektif dengan inovasi sebagai instrumen strategis. “Capaian ini sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas,” katanya.
Predikat Kabupaten Sangat Inovatif diraih melalui berbagai inovasi unggulan lintas sektor. Di bidang administrasi kependudukan, Inovasi Napas Dapduk dari Disdukcapil menghadirkan layanan jemput bola perekaman dan penerbitan KTP-el bagi narapidana yang akan bebas, sehingga hak-hak sipil mereka dapat segera dipulihkan.
Sektor kesehatan turut mencatat terobosan melalui Inovasi Mo Raja Rana yang dikembangkan RSUD Batin Mangunang Kota Agung. Aplikasi digital ini memungkinkan pemantauan indikator mutu layanan rumah sakit secara real time sekaligus memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal.
Sementara itu, Inovasi Gemating Catin dari Puskesmas Talang Padang menjadi langkah preventif yang efektif dalam meningkatkan kesehatan calon pengantin. Program ini terbukti mampu menekan angka anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) hanya dalam kurun waktu tiga bulan.
Dari sisi tata kelola keuangan, Inovasi Butani yang dikembangkan Badan Keuangan dan Aset Daerah berkontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas laporan keuangan daerah hingga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
Tak kalah menarik, sektor pertanian menghadirkan Inovasi Mantel Kemas Putih, yang memanfaatkan telur keong mas sebagai pupuk hayati ramah lingkungan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan hasil panen cabai rawit, tetapi juga menjadi solusi pengendalian hama keong mas di lahan pertanian.
“Keseluruhan inovasi ini mencerminkan komitmen Kabupaten Tanggamus dalam menghadirkan inovasi yang solutif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Doni.
Pendorong Budaya Inovasi
Penghargaan IGA 2025 diterima oleh Bupati Tanggamus Saleh Asnawi yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus pada acara penganugerahan di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat.
Ke depan, Bapperida menegaskan akan terus mendorong budaya inovasi hingga tingkat kecamatan dan pekon, serta memastikan inovasi terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, RKPD, Renstra-PD, dan Renja-PD.
“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus penguat arah kebijakan pembangunan daerah agar semakin berbasis inovasi. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkasnya.
Dengan capaian ini, Kabupaten Tanggamus menegaskan posisinya sebagai daerah yang adaptif, progresif, dan konsisten menghadirkan terobosan nyata demi pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








