• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 18:31
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Penyakit Mental Remaja Ubah Perang Sarung Jadi Aksi Tawuran

Adi SunaryoUmar RobbanibyAdi SunaryoandUmar Robbani
19/03/24 - 21:49
in Hukum, Kriminal, Lampung
A A
Sejumlah remaja diamankan oleh aparat kepolisian. Akhir-akhir ini, penyakit mental remaja mengubah perang sarung jadi aksi tawuran.

Sejumlah remaja diamankan oleh aparat kepolisian karena melakukan aksi balapan liar. Dok/Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung (Lampost.co): Perang sarung mulanya merupakan candaan bagi kelompok remaja terlebih di bulan Ramadan. Namun belakangan ini, perang sarung menjadi sebuah kegiatan menyimpang seperti tawuran.

Menurut Sosiolog, Citra Abriani Maharani, latar belakang fenomena tersebut adalah kesehatan mental remaja yang bermasalah. Sebagian besar remaja mengalami penyakit mental karena broken home, kurangnya pengawasan orang tua, dan kurangnya aktivitas sosial.

Selain itu, lanjut Citra, kurangnya aktivitas atau kegiatan positif yang dilakukan remaja saat ini berisiko tinggi untuk menarik atau ikut-ikutan pada kegiatan tawuran.

Tidak sedikit remaja yang tidak tahu apa-apa terlibat dalam kegiatan tawuran. Padahal hanya berawal dari sekedar nongkrong malah terlibat dalam tawuran.

“Pemahaman remaja mengenai konsep solidaritas juga kerap menjadi masalah. Tidak peduli benar atau salah, yang terpenting pasang badan untuk membela teman,” ujarnya, Selasa, 19 Maret 2024.

Ia mengatakan, persoalan itu intinya akibat para remaja mengalami krisis identitas secara umum. Kondisi itu mendorong remaja memliki kebutuhan untuk dihargai, diakui, dan dihormati.

Krisis Identitas

Ketika seseorang mengalami krisis identitas, kemudian bergabung bersama dengan kelompok yang memiliki permasalahan yang sama. Hal itu bisa menjadi hal negatif bisa menjadi hal yang positif.

“Tidak peduli itu melanggar nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Asalkan mereka diakui, dihargai, oleh kelompok tertentu. Itu sah di mata mereka,” kata dia.

Untuk menyelesaikan permasalahan itu, kata Citra, perlu kerja sama yang baik bagi semua pihak. Keluarga perlu memperbaiki komunikasi, sehingga anak merasa diakui dan dihargai keberadaannya.

“Jika komunikasi keluarga terbangun dengan baik, maka akan sangat kecil anak terlibat tawuran,” jelasnya.

Lalu sekolah perlu menyosialisasikan terkait konsep solidaritas. Bukan dalam bentuk ceramah yang membuat remaja enggan mendengarnya, tapi dalam bentuk aktivitas-aktivitas positif.

Meningkatkan aktivitas pemuda pemudi yang beraneka ragam jenisnya, sehingga semua remaja punya peluang untuk terlibat aktif di dalamnya. Semakin banyak anak remaja nongkrong tidak melakukan aktivitas lainnya, semakin besar kemungkinannya untuk terlibat tawuran

“Jadi semua pihak harus bekerjasama agar masalah ini bisa kita tanggulangi,” tuturnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News.

Tags: Balapan LiarHUKUMPerang SarungTawuran Remaja
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

satpol pp bandar lampung

Satpol PP Patroli Ramahan, Pastikan Rumah Makan Patuhi Aturan Tirai

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung meningkatkan intensitas pengamanan dan pengawasan guna menjaga ketenteraman serta...

Polda Lampung terus meningkatkan pengamanan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Dok. Polda Lampung

Aparat Diminta Waspadai Jalur Kepadatan Pelabuhan Bakauheni sebagai Celah Penyelundupan Narkoba

byAdi Sunaryoand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Pengungkapan penyelundupan narkoba seberat 17,29 kg jenis sabu-sabu oleh Polda Lampung di Exit Tol Bakauheni menjadi sinyal...

Barang bukti narkoba yang diamankan aparat kepolisian.

Kurir Penyelundup Sabu 17 Kg Via Tol Diupah Rp170 Juta

byAdi Sunaryoand1 others
20/02/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co)- Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 17,29 kilogram via Exit Tol...

Berita Terbaru

satpol pp bandar lampung
Bandar Lampung

Satpol PP Patroli Ramahan, Pastikan Rumah Makan Patuhi Aturan Tirai

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung meningkatkan intensitas pengamanan dan pengawasan guna menjaga ketenteraman serta...

Read moreDetails
Fenomena War Takjil Warnai Festival Jelajah Rasa di Unila

Fenomena War Takjil Warnai Festival Jelajah Rasa di Unila

20/02/2026
Warga Bandar Lampung mencari takjil. Lampost.co/Restu

7 Surga Takjil Ramadan di Bandar Lampung 2026, Nomor 5 Paling Ramai

20/02/2026
Polda Lampung terus meningkatkan pengamanan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Dok. Polda Lampung

Aparat Diminta Waspadai Jalur Kepadatan Pelabuhan Bakauheni sebagai Celah Penyelundupan Narkoba

20/02/2026
Barang bukti narkoba yang diamankan aparat kepolisian.

Kurir Penyelundup Sabu 17 Kg Via Tol Diupah Rp170 Juta

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.