• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 22:57
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kriminal

Polisi Beberkan Motif Penyekapan dan Penganiayaan di Lampung Utara

Denny ZYbyDenny ZY
16/08/24 - 18:10
in Kriminal, Lampung Utara
A A
Penyekapan di Lampung Utara

Barang bukti yang digunakan pelaku untuk menyiksa korban. (Foto: Dok. Polres Lampura)

Kotabumi (Lampost.co) – Polisi membeberkan motif penyekapan dan penganiayaan terhadap Fajar Maulana, warga Kotabumi, Lampung Utara. Adapun ketiga pelaku sudah ditangkap yaitu berinisial FKD (38), DAS (21) dan AB (19). Ketiganya warga Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Kapolsek Kotabumi Kota Iptu Kolin menjelaskan pemicu pelaku FKD menyekap dan menganiaya korban lantaran kesal kepada kakak korban. “Pelaku tidak senang dan kesal. Awalnya kakak korban membawa sepeda motor milik pacar pelaku tanpa penjelasan,” kata dia, Jumat, 16 Agustus 2024.

Kemudian FKD mengambil motor tersebut dari rumah korban. Saat itu pelaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari kakak korban. “Mengetahui kakaknya terlibat perselisihan dengan pelaku, korban ikut campur dalam masalah tersebut. Korban ikut mengganggu pelaku FKD melalui media sosial sehingga pelaku FKD merasa tidak suka dan kecewa,” kata Kapolsek.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Lampung Utara

“Pada akhirnya pelaku FKD bertemu dengan korban di jalan yang pada saat itu sedang berboncengan dengan pelaku DAS. Keduanya kemudian membawa korban ke rumah FKD dan terjadi peristiwa penganiayaan tersebut,” kata dia.

 

Di Rumah Pelaku

Kapolsek menjelaskan, penyekapan dan penganiayaan terjadi di rumah pelaku FKD pada Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 01.00 WIB.

Waktu itu korban melintasi Jembatan Punai Jaya menggunakan sepeda motor. Pelaku DAS mencegat korban meminta mengantarkannya ke rumah sakit. Di tengah perjalanan,  pelaku FKD memberhentikan kendaraan terebut dan bertanya “ini yang namanya Fajar lalu pelapor jawab ” iya”. Lalu pelaku FKD langsung memukul muka korban menggunakan tangan kanan dan kiri sebanyak 3 kali.

Setelah itu pelaku FKD mengajak korban ke rumahnya. Setelah masuk rumah, FKD, dan DAS memukul muka korban berulang kali. Selain itu pelaku juga menyundut punggung tangan korban menggunakan rokok sebanyak 2 kali.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga memukul punggung korban menggunakan bambu dan tongkat bisbol. Pelaku juga memborgol tangan korban dan FKD mengancamnya menggunakan samurai. Belum berhenti di situ, para pelaku memasukkan korban ke kandang besi. Kekejaman para pelaku masih berlanjut dengan menujuk dan memukul korban menggunakan rotan.

Selanjutnya pada pukul 05.00 WIB, pelaku DAS mengantar korban pulang ke rumahnya. “Akibat kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Kotabumi,” kata Kapolsek, Jumat, 16 Agustus 2024.

Tags: PENGANIAYAANpenyekapanPolres Lampung Utarapolsek kotabumi kota
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara

byMustaan
28/02/2026

LAMPUNG UTARA — Rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Partai NasDem tingkat Provinsi Lampung berlanjut ke Kabupaten Lampung Utara, Jumat (27/2/2026)....

Aparat kepolisian melakukan razia terhadap remaja yang melakukan balap liar dan perang sarung pada malam hari. Dok/Lampost.co

Ramadan Aman, Polresta Bandar Lampung Intensifkan Pengawasan Perang Sarung

byAdi Sunaryo
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Polresta Bandar Lampung memperketat patroli malam selama Ramadan untuk mengantisipasi potensi perang sarung yang melibatkan remaja. Kapolresta...

Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

byAdi Sunaryo
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta satuan tugas (satgas) tingkat bawah aktif melakukan pengawasan lingkungan guna...

Berita Terbaru

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan
Humaniora

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Read moreDetails
Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

28/02/2026
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul

Satgas MBG Lampung Pastikan Menu Ramadan 2026 Layak dan Bergizi

28/02/2026
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran di New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026. Dok Polresta Bandar Lampung

Kompor Gas Bocor Diduga Penyebab Kebakaran di Hotel Anugerah Express Lampung

28/02/2026
Kebakaran terjadi di lapak penampungan ban bekas di Jalan Yos Sudarso , Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Dok Polresta Bandar Lampung

Lapak Penampungan Ban Bekas di Bandar Lampung Kebakaran

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.