• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 21:05
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kuliner

Sambal Seruit Lampung Kian Dicari Wisatawan Luar Daerah

Juniar menyarankan, sensasi seruit lebih nikmat bila ada tambahan tempoyak serta lalapan rebus seperti pete, labu, dan terong.

Denny ZYAndi ApriadibyDenny ZYandAndi Apriadi
25/08/25 - 20:22
in Kuliner, Lampung
A A
Sambal Seruit Lampung

Pengunjung menikmati sambal seruit di Rumah Makan Bu Lin, Pahoman, Bandar Lampung, Senin, 25 Agustus 2025. (Lampost.co/Andi Apriadi)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Usaha kuliner tradisional sambal seruit khas Lampung semakin menjamur di Kota Bandar Lampung. Kondisi ini membuat wisatawan dari luar daerah kini lebih mudah menemukan makanan khas berbahan ikan dan sambal tempoyak tersebut, salah satunya adalah sambal seruit Lampung yang terkenal lezat.

Tami, salah seorang pengunjung asal Palembang, mengaku baru pertama kali menikmati sambal seruit Lampung meski sudah sering berkunjung ke provinsi ini.
“Saya sudah sering ke sini, tapi baru kali ini bisa menikmati sambal seruit. Mungkin sekarang cari rumah makan ada seruitnya sudah banyak, jadi dapatnya,” ujarnya usai menyantap seruit di Rumah Makan Bu Lin, Pahoman, Bandar Lampung, Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut Tami, seruit Lampung memiliki cita rasa berbeda ketimbang seruit yang biasa ia temuinya di Palembang.
“Sambal seruit Lampung ini menurut saya pedasnya lebih segar. Kemudian di sini juga sambalnya pakai rampai, beda dengan di Palembang pakai tomat besar,” terangnya.

Hal senada disampaikan Juniar Ayu, pengunjung asal Palembang lainnya. Ia menilai seruit ini lebih segar ketimbang sambal-sambal lain.
“Saya sudah beberapa kali ke Lampung pasti sempatkan diri makan seruit di sini. Karena seruit di sini itu beda dan lebih segar,” ucapnya tentang kelezatan sambal seruit Lampung.

Juniar menyarankan, sensasi seruit lebih nikmat bila ada tambahan tempoyak serta lalapan rebus seperti pete, labu, dan terong.
“Kalau mau lebih nikmat lagi pakai nasi hangat tambah pindang. Itu akan lebih segar dan nikmat banget,” tandasnya, menjelaskan keunikan rasa dari seruit khas Lampung ini.

Tags: Kuliner TradisionalSambal SeruitSeruit LampungWisata Kuliner Lampungwisatawan lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Seorang pekerja sedang mengoperasikan alat excavator untuk mengeruk sedimentasi dalam rangka normalisiasi sungai. Dok/Dinas PU Bandar Lampung

Revitalisasi DAS Kunci Menekan Risiko Banjir di Lampung

byDelima Napitupuluand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan langkah krusial untuk memitigasi bencana...

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Ini 7 Kode Ketukan Kekuhan untuk Keadaan Darurat di Lampung Barat

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Liwa (lampost.co)--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat resmi mengintegrasikan alat tradisional Kekuhan ke dalam sistem peringatan dini daerah....

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Lawan Risiko Sesar Semangko, Parosil Sebut Kekuhan Alarm Bencana Berbasis Kearifan Lokal

byDelima Napitupulu
20/02/2026

Liwa (lampost.co)--Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menetapkan alat tradisional Kekuhan atau kentongan bambu sebagai sistem peringatan dini bencana berbasis kearifan...

Berita Terbaru

Seorang pekerja sedang mengoperasikan alat excavator untuk mengeruk sedimentasi dalam rangka normalisiasi sungai. Dok/Dinas PU Bandar Lampung
Lampung

Revitalisasi DAS Kunci Menekan Risiko Banjir di Lampung

byDelima Napitupuluand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan langkah krusial untuk memitigasi bencana...

Read moreDetails
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Ini 7 Kode Ketukan Kekuhan untuk Keadaan Darurat di Lampung Barat

20/02/2026
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Lawan Risiko Sesar Semangko, Parosil Sebut Kekuhan Alarm Bencana Berbasis Kearifan Lokal

20/02/2026
Pelabuhan Bakauheni merupakan zona merah yang memerlukan atensi ekstra.Dok/Lampost.co

Waspadai Jalur Seaport Bakauheni Menjelang Mudik: Aparat Harus Waspadai Celah Kepadatan

20/02/2026
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, 17 Februari 2026, dini hari.

Kurir Dijanjikan Upah Rp170 Juta untuk Bawa 17 Kilogram Sabu

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.