Bandar Lampung (Lampost.co) — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung memastikan membuka kembali akses Jalan Lintas Barat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepastian tersebut seiring percepatan perbaikan Jembatan Way Pintau yang sempat mengalami kerusakan serius.
Poin Penting:
-
BPJN Lampung memastikan membuka kembali akses Jalan Lintas Barat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
-
Perbaikan Jembatan Way Pintau hampir rampung dan nantinya menggunakan sistem buka tutup demi keselamatan.
-
Koordinasi intensif dengan kepolisian dan Pertamina.
Jembatan Way Pintau menjadi salah satu infrastruktur strategis nasional di Lampung. Jalur tersebut menopang mobilitas logistik dan perjalanan masyarakat lintas kabupaten.
Oleh karena itu, BPJN Lampung memprioritaskan penanganan jembatan sejak awal 2025. Upaya tersebut agar arus kendaraan tetap lancar saat puncak libur akhir tahun.
Baca juga: BPJN Lampung Pastikan Jalan Nasional Aman Jelang Nataru
Kepala BPJN Lampung, M. Ali Duhari, menjelaskan kerusakan jembatan terjadi akibat batang baja bengkok dan terpuntir. Insiden tersebut sempat memaksa penutupan total selama beberapa hari.
Namun, setelah melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat, anggaran penanganan akhirnya disetujui. Persetujuan tersebut mempercepat proses perbaikan struktur jembatan. “Penggantian batang baja sudah rampung,” ujar Ali Duhari.
Selanjutnya, BPJN Lampung melanjutkan pekerjaan teknis tahap akhir. Pekerjaan tersebut meliputi penarikan kabel eksternal stressing serta penggantian bearing atau elastomer.
Seiring progres tersebut, akses Jembatan Way Pintau kini kembali terbuka untuk masyarakat. Namun, BPJN Lampung masih menerapkan sistem buka tutup bergantian.
Penerapan skema tersebut demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran pekerjaan lanjutan. Sebelumnya, sempat ada penutupan total jembatan selama dua hingga tiga hari.
Selain itu, BPJN Lampung memastikan seluruh pengaturan lalu lintas telah terkoordinasi baik dengan melibatkan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya. Tidak hanya itu, BPJN Lampung juga berkoordinasi dengan Pertamina dalam menjaga distribusi BBM ke SPBU sekitar lokasi.
Koordinasi juga dengan perusahaan travel dan pengguna jalan. Dengan demikian, mobilitas masyarakat tetap terjaga selama masa perbaikan.
Jalan Lintas Tengah
Selain fokus di Lintas Barat, BPJN Lampung juga mengerjakan peningkatan kualitas Jalan Lintas Tengah. Proyek tersebut menggunakan skema surat berharga syariah negara (SBSN).
Kontrak proyek Jalan Lintas Tengah bersifat tahun jamak atau multi years hingga 2027. Meski demikian, sebagian target pekerjaan rampung pada 2025.
Target tersebut untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama Nataru. Harapannya, jalan nasional tetap fungsional saat volume kendaraan meningkat.
Ali Duhari juga menegaskan BPJN Lampung berkomitmen menjaga konektivitas wilayah. Infrastruktur jalan dan jembatan nasional menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat. “Kami optimistis jalan dan jembatan nasional di Lampung tetap aman,” katanya.
Ia menambahkan BPJN Lampung juga menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi gangguan cuaca. Kesiapsiagaan menjadi kunci menjaga kelancaran arus Nataru.
Dengan percepatan perbaikan dan koordinasi lintas sektor, BPJN Lampung berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Pemerintah berupaya memberikan pelayanan terbaik selama libur Natal dan Tahun Baru.








