Anggota DPR Tinjau Gudang Bulog, Pastikan Cadangan Pangan Aman

Peninjauan ini untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Editor Ricky Marly, Penulis Nur
Kamis, 07 Mei 2026 20.33 WIB
Anggota DPR Tinjau Gudang Bulog, Pastikan Cadangan Pangan Aman
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Lampung 1, Ruby Chairani Syiffadia melakukan kunjungan kerja ke gudang Perum Bulog Kedaton Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota DPR RI daerah pemilihan Lampung, Ruby Chairani Syiffadia melakukan peninjauan ke gudang Perum Bulog Lampung Selatan.

Peninjauan ini untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Ruby melihat langsung kondisi penyimpanan beras serta sejumlah komoditas pangan lainnya yang berada di gudang Bulog Lampung Selatan. Ia menilai kesiapan Bulog dalam menjaga stok pangan daerah berada dalam kondisi baik.

“Dari hasil peninjauan, kesiapan Bulog cukup baik untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Ruby saat meninjau gudang Bulog Lampung Selatan.

Ia mengatakan peran Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. Terutama menghadapi potensi gejolak kebutuhan maupun fluktuasi harga di pasaran.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah, Bulog, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

“Kolaborasi harus diperkuat supaya program ketahanan pangan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:

Bulog Perluas Gudang, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Menurut Ruby, penguatan ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan stok, tetapi juga memastikan harga tetap stabil serta hasil panen petani dapat terserap dengan baik.

“Bulog memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan perlindungan terhadap petani. Karena itu distribusi dan serapan hasil panen harus terus diperkuat,” ujar Ruby.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan cadangan pangan pemerintah merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Ruby menilai Lampung Selatan memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah pertanian penyangga pangan di Provinsi Lampung. Oleh sebab itu, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan para petani perlu terus ditingkatkan agar distribusi pangan berjalan optimal.

Stok Beras Keseluruhan

Berdasarkan hasil peninjauan di kompleks pergudangan Bulog Kedaton Kalianda, total stok beras keseluruhan saat ini mencapai sekitar 15.213 ton. Terdiri dari stok beras HGL di gudang induk sebesar 676,9 ton dan stok beras HGL di gudang sewa sekitar 15.136 ton. Selain itu, tersedia pula stok jagung tahun 2026 sebesar 933,5 ton serta stok minyak goreng mencapai sekitar 627.972 liter.

Kompleks pergudangan tersebut juga memiliki kapasitas gudang induk sebesar 2.000 ton dan kapasitas gudang sewa mencapai 25.200 ton, dengan sisa kapasitas penyimpanan gudang beras sekitar 4.153 ton.

“Dari hasil pengecekan hari ini, stok beras pemerintah di Lampung tersedia dengan baik dan dalam kondisi aman. Dengan ketersediaan stok yang ada saat ini, masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah bersama Bulog terus menjaga ketersediaan pangan dan kelancaran distribusinya,” tambah Ruby.

Dalam Kondisi Aman

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, memastikan stok pangan yang tersedia saat ini masih dalam kondisi aman. Guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Ia menyebut stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Lampung Selatan mencapai 32.500 ton. Selain itu, stok komoditas lain seperti Minyakita juga tersedia cukup dengan volume sekitar 12 ribu liter.

“Kami terus melakukan pengawasan kualitas dan distribusi secara berkala agar stok tetap terjaga dan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Fedrial.

Menurutnya, pemerintah saat ini memberi perhatian besar terhadap penguatan cadangan pangan. Upaya ini guna menjaga stabilitas harga di pasar dan mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI