PC Biasa Mulai Tergeser? Era AI yang Bisa “Kerja Sendiri” Makin Dekat

AMD misalnya menghadirkan platform Ryzen AI PRO yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan AI langsung di perangkat kerja.

Editor Denny
Senin, 11 Mei 2026 14:39 WIB
PC Biasa Mulai Tergeser? Era AI yang Bisa “Kerja Sendiri” Makin Dekat
AI PC

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kecerdasan buatan atau AI kini tidak lagi sekadar chatbot yang menjawab pertanyaan. Dunia teknologi mulai bergerak ke fase baru yang disebut agentic AI, yakni sistem AI yang mampu menjalankan tugas secara mandiri tanpa harus terus diperintah manusia.

Perubahan ini perlahan mulai mengubah cara perusahaan bekerja.

Jika sebelumnya AI hanya dipakai untuk membantu mencari data atau membuat ringkasan, sekarang banyak perusahaan mulai menyiapkan perangkat yang mampu menjalankan AI langsung di komputer karyawan secara real-time.

Inilah alasan kenapa tren AI PC mulai meningkat drastis sepanjang 2026.

AI PC Mulai Jadi Standar Baru di Dunia Kerja

Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen organisasi global sudah mulai mengadopsi, menguji, atau menyiapkan penggunaan AI PC.

Artinya, komputer modern kini tidak lagi dipandang sekadar alat kerja biasa.

Perusahaan mulai melihat PC sebagai “otak lokal” yang mampu menjalankan AI dengan lebih cepat, aman, dan responsif tanpa selalu bergantung pada cloud.

Fenomena ini muncul karena kebutuhan AI semakin kompleks. Banyak perusahaan ingin AI yang bisa memahami konteks pekerjaan, membantu mengambil keputusan, hingga menjalankan tugas otomatis secara langsung.

Apa Itu Agentic AI?

Sederhananya, agentic AI adalah sistem AI yang mampu bekerja lebih mandiri.

AI jenis ini tidak hanya menunggu instruksi, tetapi juga dapat:

  • Merencanakan tugas
  • Menjalankan proses otomatis
  • Menyesuaikan tindakan secara real-time
  • Membantu alur kerja tanpa banyak campur tangan manusia

Karena itulah banyak perusahaan mulai mempersiapkan infrastruktur baru agar komputer karyawan siap menghadapi era tersebut.

Menurut riset IDC, sekitar 70 persen organisasi percaya agentic AI akan mengubah alur kerja karyawan secara besar-besaran dalam dua tahun ke depan.

Kenapa AI Kini Dipindah Langsung ke PC?

Selama ini banyak sistem AI berjalan melalui cloud atau server jarak jauh. Namun metode tersebut kadang menimbulkan delay, latensi, hingga masalah privasi data.

Karena itu, perusahaan mulai tertarik menjalankan AI langsung di perangkat atau on-device AI.

Dengan cara ini, AI bisa bekerja lebih cepat karena proses komputasi dilakukan langsung di laptop atau PC pengguna.

Selain lebih responsif, pendekatan ini juga dianggap lebih aman untuk data perusahaan.

Performa Lebih Cepat dan Produktivitas Naik

Perusahaan yang sudah memakai AI PC mulai merasakan dampaknya.

Dalam survei global terhadap lebih dari 500 pengambil keputusan teknologi di berbagai negara, sekitar 70 persen pengguna mengaku performa kerja menjadi lebih cepat dengan latensi lebih rendah.

Sementara 66 persen organisasi melaporkan adanya peningkatan produktivitas karyawan.

Hal menarik lainnya, sekitar 58 persen responden menilai pemrosesan AI langsung di perangkat membantu meningkatkan keamanan data perusahaan.

AMD dan Industri Teknologi Mulai Bersiap

Melihat perubahan ini, banyak perusahaan teknologi mulai mengembangkan hardware khusus AI PC.

AMD misalnya menghadirkan platform Ryzen AI PRO untuk mempercepat pemrosesan AI langsung di perangkat kerja.

Fokus utama industri saat ini bukan lagi hanya membuat laptop lebih cepat, tetapi juga membuat perangkat mampu menjalankan AI secara efisien dalam aktivitas sehari-hari.

PC Masa Depan Tidak Lagi Sekadar Alat Kerja

Perubahan terbesar dari tren ini sebenarnya bukan soal spesifikasi hardware, melainkan cara manusia berinteraksi dengan komputer.

PC masa depan sepertinya akan menjadi partner kerja cerdas yang mampu membantu menyusun tugas, memahami konteks pekerjaan, hingga menjalankan proses otomatis secara mandiri.

Dan melihat arah industri saat ini, era tersebut tampaknya sudah semakin dekat.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI