Bandar Lampung (Lampost.co) — KAI Divre IV Tanjungkarang menargetkan pertumbuhan 13 persen untuk angkutan penumpang dan 5 persen untuk angkutan barang di tahun 2025. Hal tersebut menyesuaikan persentase pertumbuhan positif pada 2024.
Deputi Divre IV Tanjungkarang, Budi Heryanto mengatakan, angkutan barang periode Januari–Desember 2024 mengangkut 28.000.174 ton barang. Jumlah itu meningkat 8,13 persen dari periode yang sama pada 2023 mencapai 25.895.729 ton.
Sedangkan pada sektor angkutan penumpang pada 2024 mengangkut 1.094.578 penumpang. Meningkat 13 persen dari 2023 yang melayani penumpang 957.325 orang.
“Batu bara menjadi komoditas utama dengan total angkutan 27.464.918 ton atau 98% dari keseluruhan barang,” ungkapnya, Rabu, 5 Februari 2025.
Peningkatan itu karena adanya perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Dalam sehari di Gapeka terbaru ini terdapat 66 perjalanan KA dengan rincian 60 perjalanan KA barang, dan 6 perjalanan KA penumpang.
Optimalkan Performa
Pihaknya terus mengoptimalkan On Time Performance (OTP) untuk meningkatkan kepuasan terhadap layanan KAI. Pada Januari–Desember 2024 OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai rata-rata 99,82 persen dan kedatangan 91,68 persen.
“Kami melakukan penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis yang lebih tahan lama yang juga mendukung OTP lebih optimal, sebagai contoh tahun 2024, kami sudah mengganti 116 KM rel dan 25 wesel,” jelasnya.