• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 07:39
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Berikut 10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia Menurut WHO

NurbyNur
11/12/24 - 22:15
in Bandar Lampung, Kesehatan
A A
WHO mengelompokkan tiga kategori besar penyebab kematian dan kecatatan di seluruh dunia.

WHO mengelompokkan tiga kategori besar penyebab kematian dan kecatatan di seluruh dunia. Ilsutrasi

Jakarta (Lampost.co)— Pada tahun 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat ada 10 penyebab kematian teratas menyumbang 39 juta kematian. Atau sekira 57 persen dari total 68 juta kematian di seluruh dunia.

WHO mengelompokkan tiga kategori besar penyebab kematian dan kecatatan di seluruh dunia: menular (penyakit menular, beserta kondisi ibu. Perinatal, dan gizi), tidak menular (penyakit kronis), dan cedera.

Mengutip dari laman resminya, WHO mengungkap pembunuh terbesar di dunia adalah penyakit jantung iskemik, yang bertanggung jawab atas 13 persen dari total kematian di dunia.

Baca juga: Cegah Penyakit Jantung di Usia Muda

Sejak tahun 2000, peningkatan kematian terbesar terjadi karena penyakit ini, meningkat sebesar 2,7 juta menjadi 9,1 juta kematian pada tahun 2021,” tulis WHO, Selasa, 10 Desember 2024.

Sebagai penyebab kematian yang baru muncul, COVID-19 secara langsung bertanggung jawab atas 8,8 juta kematian pada tahun 2021. Akibatnya, secara signifikan menggeser penyebab kematian utama lainnya satu peringkat.

Penyebab Kematian

Alih-alih menjadi penyebab kematian kedua dan ketiga seperti pada tahun 2019, stroke dan penyakit paru obstruktif kronik menjadi yang ketiga dan keempat pada tahun 2021. Masing-masing bertanggung jawab atas sekitar 10 persen dan 5 persen dari total kematian.

Kematian akibat penyakit tidak menular lainnya juga meningkat. Kematian akibat kanker trakea, bronkus, dan paru-paru meningkat dari 1,2 juta pada tahun 2000. Menjadi 1,9 juta pada tahun 2021 dan kini menduduki peringkat keenam di antara penyebab kematian utama.

Pada tahun 2021, penyakit Alzheimer dan bentuk-bentuk demensia lainnya menduduki peringkat ketujuh sebagai penyebab kematian utama, yang menewaskan 1,8 juta jiwa.

Perempuan lebih banyak terkena dampaknya. Secara global, 68 persen kematian akibat Alzheimer dan bentuk-bentuk demensia lainnya adalah perempuan.

Diabetes juga termasuk dalam 10 penyebab kematian teratas. Setelah persentase peningkatan yang signifikan sebesar 95 persen sejak tahun 2000.

Berikut penyebab kematian terbanyak di dunia berdasarkan urutannya:

Diabetes juga termasuk dalam 10 penyebab kematian teratas, setelah persentase peningkatan yang signifikan sebesar 95 persen sejak tahun 2000.

Berikut penyebab kematian terbanyak di dunia berdasarkan urutannya:

1. Penyakit Jantung Iskemik

2. Covid-19

3. Stroke

4. Penyakit Paru Obstruktif Kronis

5. Infeksi Saluran Pernapasan Bawah

6. Trakea, Bronkitis, Kanker Paru

7. Alzeimer Dan Penyakit Demensia

8. Diabetes Melitus

9. Penyakit Ginjal

10. Tuberkulosis

Anda juga dapat referensi berita atau artikel terkait kesehatan lainnya dengan membaca di website idikabkaranganyar.org

Tags: COVID-19diabetesenyakit jantung iskemikjantungKESEHATANpenyakit mematikanstrokeWHO
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinkes Bandar Lampung mencatat ada 14 kasus campak sepanjang tahun 2025. Jumlah itu sekitar 13 persen...

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

byAtikaand1 others
04/03/2026

  Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, dr Josi Harnos, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap potensi wabah...

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -– Kasus campak di Provinsi Lampung dilaporkan mengalami kenaikan, dengan peningkatan paling menonjol terjadi di Kota Bandar...

Berita Terbaru

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19
Kesehatan

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinkes Bandar Lampung mencatat ada 14 kasus campak sepanjang tahun 2025. Jumlah itu sekitar 13 persen...

Read moreDetails
IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

04/03/2026
Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

04/03/2026
Penyerang Strasbourg, Joaquin Panichelli

Strasbourg Tekuk Reims 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Prancis 2026

04/03/2026
logo piala belanda

Kejutan di De Goffert, NEC Nijmegen Depak PSV Eindhoven dari KNVB Cup 2026

04/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.