Bandar Lampung (Lampost.co) — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bandar Lampung sejak awal tahun 2026 menyebabkan terjadinya banjir dan pohon tumbang di beberapa wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mencatat telah mengevakuasi 50 pohon tumbang dan melakukan pembersihan gorong-gorong di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung.
Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Edy Susanto mengimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu waspada selama masa cuaca ekstrem ini.
Baca Juga:
BPBD Lampung Perkuat Strategi Pengurangan Risiko Prabencana
Masyarakat agar tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang penting. Serta tidak berteduh di bawah pohon atau reklame yang mudah tumbang.
“Imbauan untuk masyarakat agar selalu waspada dikarenakan cuaca ekstrem. Masyarakat tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang penting,” ujar Edy.
Ia menambahkan agar masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai serta perbukitan untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar.
“Untuk masyarakat yang berada di daerah rawan bencana seperti perbukitan dan aliran sungai agar selalu memantau kondisi lingkungan sekitar. Apabila terjadi keadaan darurat segera lakukan evakuasi diri dan hubungi call center kami agar evakuasi dan bantuan bisa di lakukan secepat mungkin,” ungkapnya.
(Fauzan Al Djabar/Magang)








