• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 31/03/2026 20:55
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Kekurangan Guru dan Rendahnya Minat Gen Z Jadi Tantangan Serius bagi Pendidikan

NurAndre Prasetyo NugrohobyNurandAndre Prasetyo Nugroho
03/09/24 - 16:15
in Bandar Lampung, Pendidikan
A A
Stafsus Presiden Ungkap Rendahnya Generasi Z Jadi Guru.

Stafsus Presiden Ungkap Rendahnya Generasi Z Jadi Guru. Lampost/Andre

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co)– Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya minat generasi muda, khususnya Gen Z, untuk memilih profesi guru.

Berdasarkan rapat dengan DPR RI dengan Kemendikbudristek tahun 2021, Indonesia masih kekurangan 947.845 guru.

Hal itu menurutnya generasi saat ini khususnya generasi Z, menempati guru sebagai prioritas terakhir dalam daftar profesi yang mereka minati.

“Jika tren ini terus berlanjut. Kita akan kekurangan talenta-talenta terbaik yang seharusnya dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan intelektual anak-anak bangsa,” ujar Billy, Selasa, 3 September 2024.

Billy juga mengusulkan sebuah kebijakan yakni pendirian institusi pendidikan berbasis guru. Yang mirip dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Menurutnya, institusi ini akan menerima talenta-talenta terbaik untuk menjadi guru, dengan jaminan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan gaji yang memadai.

“Dengan adanya institusi khusus ini, profesi guru akan lebih menarik bagi talenta-talenta muda yang berpotensi besar. Jika institusi lain saja ada, kenapa untuk guru yang begitu penting, krusial, dan esensial, belum ada?” ungkapnya.

Selain rendahnya minat guru, Billy juga menyoroti perubahan perilaku generasi Z yang di nilai telah kehilangan rasa hormat terhadap profesi guru.

Hal ini, menurutnya, pengaruh oleh media sosial dan nilai-nilai luar yang merusak nilai-nilai asli bangsa yang membuat profesi guru rendah di mata masyarakat.

“Profesi guru adalah dedikasi mulia. Namun, tanpa rasa aman dan nyaman, sulit bagi mereka untuk menjalankan tugasnya dengan baik,” tambah Billy.

Dalam kesempatan yang sama, Billy juga menyinggung lemahnya supervisi dan monitoring penggunaan anggaran pendidikan. Terutama yang berasal dari transfer pusat ke daerah.

Kebutuhan Pendidikan

Billy menambahkan 20 persen anggaran pendidikan nasional tahun ini sebanyak Rp665 triliun. Dari Rp665 triliun, sebanyak 52 persen dari anggaran pusat menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk kebutuhan pendidikan.

Namun, anggaran tersebut hanya diserap untuk pembangunan infrastruktur dan pemeliharaan sekolah, tetapi meminggirkan kesejahteraan guru.

Billy menegaskan, pentingnya kebijakan yang mendeskripsikan mekanisme supervisi penganggaran pendidikan agar dana yang dialokasikan benar-benar sampai ke sasaran yang membutuhkan.

“Ke depannya, anggaran besar ini harus mendapat supervisi langsung dari pemerintah pusat, meskipun kita berada dalam era otonomi daerah (Otda). Pendidikan dilindungi oleh konstitusi dan merupakan hak semua anak bangsa,” pungkasnya.

Tags: gen zgenerasi milenialGURUkualitas pendidikanmutu pendidikanstafsuf presiden
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pedagang plastik keluhkan sepinya pembeli.

Pedagang Plastik di Pasar Tempel Way Dadi Keluhkan Omzet

byDelima Napitupulu
30/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Tren kenaikan harga bahan baku plastik belakangan ini mulai memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas sektor perdagangan mikro. Di...

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana memberikan arahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota setempat.

Eva Dwiana Siapkan Inspeksi Mendadak Rutin

byDelima Napitupuluand1 others
30/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Kota Bandar Lampung mempertegas komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan produktif. Wali Kota Bandar Lampung, Eva...

wisudawan muda

Adilla, Wisudawan Muda Ukir Standar Baru Akademik

byMustaan
29/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pencapaian akademik gemilang kembali tertoreh dalam lulusan perguruan tinggi di Lampung. Momentum wisuda periode Maret 2026...

Berita Terbaru

2.866 Pendaftar Lolos SNBP Unila, Siswa Asal Bandar Lampung Jadi Mayoritas
Humaniora

2.866 Pendaftar Lolos SNBP Unila, Siswa Asal Bandar Lampung Jadi Mayoritas

byRicky Marlyand1 others
31/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Lampung (Unila) resmi mengumumkan sebanyak 2.866 pendaftar lolos seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP), Selasa, 31...

Read moreDetails
Petugas sedang melayani masyarakat yang menggunakan moda penyeberangan. Dok ASDP.

Layanan Penyeberangan Lebaran 2026 Terkelola Optimal, Arus Mudik-Balik Lancar

31/03/2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Senin (30/3). Dok Kemenhub

147,55 Juta Orang Melakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026

31/03/2026
Bandara Radin Inten II Lakukan Mitigasi Cuaca Buruk saat Arus Mudik

Bandara Radin Inten II Lampung Layani 83.977 Penumpang di Periode Angkutan Lebaran 2026

31/03/2026
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk (kiri)

John Herdman Sanjung Kualitas Komplet Calvin Verdonk

31/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.