Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar layanan distribusi makanan. Ini adalah upaya penting untuk menjaga kualitas gizi anak sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.
Kepala SPPG Sepang Jaya 3, Deni, mengatakan pihaknya terus berupaya memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi. Tujuannya adalah memastikan makanan yang diberikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi. Salah satu dokumen penting yang sedang mereka proses adalah Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Untuk itu, kami sedang memproses sertifikasi yang diperlukan, termasuk SLHS. Ini guna memberikan rasa aman kepada penerima manfaat,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.
Deni menegaskan, komitmen untuk menjaga higienitas dapur dan kualitas pangan bukan hanya kewajiban administratif. Ini juga bagian dari tanggung jawab SPPG dalam mendukung tumbuh kembang anak. “Komitmen SPPG dalam menyediakan makanan yang aman dan bergizi bagi masyarakat sangat penting. Ini untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Bandar Lampung,” tandasnya.
Baru Satu
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung sebelumnya mencatat lebih dari 60 dapur SPPG yang telah beroperasi. Namun, baru satu dapur yang berhasil mengantongi SLHS, yaitu di wilayah Tanjung Senang. Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, mengatakan proses penerbitan SLHS harus melewati tahapan ketat, termasuk inspeksi dua kali.
“Kami sudah sosialisasikan sesuai ketentuan. Setiap dapur SPPG wajib memiliki SLHS, tapi progresnya masih minim,” ujarnya.
Muhtadi menjelaskan bahwa proses pengajuan SLHS dimulai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sebelum berkas dilimpahkan ke Dinas Kesehatan untuk inspeksi lapangan. Petugas sanitasi puskesmas kini sedang melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di wilayah masing-masing.
“Hasil IKL ini sedang berjalan dan akan disampaikan. Jika ada temuan, pihak dapur wajib segera memperbaiki sebelum IKL kedua dilakukan,” terangnya.
Melalui proses tersebut, upaya dapur SPPG seperti Sepang Jaya 3 untuk meraih SLHS menjadi bagian penting dalam memastikan makanan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar aman, higienis, dan mendukung peningkatan kualitas gizi anak di Bandar Lampung.








