Bandar Lampung (Lampost.co) — Puluhan personel Polresta Bandar Lampung bersama warga bergotong royong membersihkan lumpur sisa banjir di Kelurahan Way Tataan, Telukbetung Timur, Sabtu , 30 Agustus 2025. Aksi ini untuk mempercepat pemulihan pascabanjir sekaligus membantu masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat kembali normal.
Banjir yang terjadi akibat hujan deras sejak Jumat malam membuat rumah-rumah warga tergenang air hingga setinggi lutut orang dewasa. Arus deras juga menyeret lumpur dan sampah hingga menutupi jalan lingkungan serta masuk ke dalam rumah warga.
Kegiatan pembersihan dipimpin langsung Kapolsek Telukbetung Timur, AKP Toni Apriadi, bersama Bhabinkamtibmas. Sejak pagi mereka turun ke lokasi membantu warga mengangkat lumpur, membersihkan selokan, hingga mencuci perabotan rumah tangga yang terdampak banjir.
Dengan alat sederhana seperti sekop, sapu, ember, dan selang air, polisi dan warga bekerja bahu-membahu.
“Bersama pemangku kepentingan terkait dan masyarakat sekitar, kami gotong royong membersihkan sisa lumpur dan sampah banjir,” ujar AKP Toni Apriadi.
Puluhan rumah di RT 1, 4, 5, dan 6 Lingkungan I, Kelurahan Way Tataan, tercatat terdampak banjir. Petugas masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian.
“Tidak ada korban jiwa, namun kami terus melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak,” tambah AKP Toni.
Melalui sinergi antara polisi dan masyarakat, kondisi lingkungan di Telukbetung Timur harapannya segera pulih sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.