Dongkrak Kinerja Sektor Publik, Pemprov Lampung Terapkan AI di Sistem Pemerintahan

Kepala BPSDM Lampung membeberkan empat dampak simultan implementasi AI di pemerintahan, mulai dari respons real-time hingga efisiensi anggaran bagi 1.000 ASN.

Editor Nana Hasan, Penulis Delima Natalia
Selasa, 26 Mei 2026 18.09 WIB
Dongkrak Kinerja Sektor Publik, Pemprov Lampung Terapkan AI di Sistem Pemerintahan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) –- Lebih dari 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti webinar pelatihan digital, awal pekan ini. Dalam sesi pembelajaran interaktif tersebut, para peserta mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai penggerak utama guna meningkatkan keunggulan kompetitif sektor publik.

Poin Penting

  • Kepala BPSDM Lampung menyebutkan implementasi AI memberikan dampak simultan, mulai dari respons cepat hingga efisiensi anggaran.
  • Penggunaan AI membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang akurat berdasarkan data terverifikasi, bukan sekadar intuisi.
  • Melalui pelatihan digital, lebih dari 1.000 ASN Pemprov Lampung didorong untuk jeli melihat peluang otomasi demi mengerek efisiensi operasional.
  • Implementasi teknologi di pemerintahan harus tetap mengedepankan etika, kesiapan organisasi, serta kepatuhan data agar berjalan aman.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, M. Alhusniriski, mengatakan bahwa implementasi AI dalam sistem pemerintahan akan memberikan beragam dampak simultan bagi akselerasi kinerja birokrasi.

“Pertama, respons lebih cepat. AI memungkinkan pemerintah merespons aspirasi masyarakat secara real-time melalui analisis data otomatis,” katanya.

Dampak kedua adalah transparansi data. Pemanfaatan AI mendukung pengelolaan data yang lebih terbuka sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik. Kemudian yang ketiga adalah menghasilkan kebijakan yang akurat. AI membantu perumusan kebijakan berbasis data terverifikasi, bukan sekadar intuisi.

“Yang tidak kalah penting, efisiensi anggaran. AI mendukung perencanaan dan alokasi anggaran yang lebih optimal melalui analisis prediktif,” katanya.

Melalui program terpadu ini, ASN Pemprov Lampung diharapkan akan semakin jeli melihat peluang otomasi pada proses kerja rutin demi mengerek efisiensi operasional di instansi masing-masing.

Selain itu, para ASN juga dituntut mampu memanfaatkan AI sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan berbasis analisis data strategis.

“Dengan tetap memegang teguh prinsip etika dan kesiapan organisasi. Serta kepatuhan data agar implementasi teknologi berjalan secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI