Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong pemerintah daerah agar memperkuat langkah penanganan Tuberkulosis (TBC) secara tepat dan akurat
Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong pemerintah daerah agar memperkuat langkah penanganan Tuberkulosis (TBC) secara tepat dan akurat guna menekan angka peningkatan kasus yang masih terjadi.
Menurut Deni, penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara biasa, melainkan harus berbasis data yang valid serta diikuti dengan strategi yang terukur.
Ia menilai, selama ini masih terdapat celah dalam pendeteksian dini dan pelaporan kasus yang menyebabkan angka riil di lapangan belum sepenuhnya terpetakan dengan baik.
“Pemerintah harus memastikan penanganan TBC dilakukan secara tepat sasaran, mulai dari deteksi dini, pengobatan, hingga pemantauan pasien. Data yang akurat menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga fasilitas layanan kesehatan dalam mempercepat penanganan penyakit menular tersebut.
Selain itu, peran tenaga kesehatan di lapangan perlu diperkuat, terutama dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya TBC dan pentingnya pengobatan tuntas.
Deni menambahkan, peningkatan kasus TBC harus menjadi perhatian serius karena berpotensi berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat secara luas.
Oleh sebab itu, ia meminta adanya pengawasan ketat terhadap program-program penanggulangan TBC agar berjalan optimal.
“Jangan sampai ada pasien yang putus obat atau tidak terpantau. Ini yang justru bisa memperparah penyebaran. Maka pengawasan dan pendampingan harus diperkuat,” tegasnya.
Ia berharap, dengan langkah yang lebih terarah dan berbasis data, angka kasus TBC di Lampung dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam eliminasi TBC di masa mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update