• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/02/2026 15:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

FKPP: Seluruh Ponpes Penerima Bantuan Terverifikasi

adminlampostbyadminlampost
25/03/23 - 13:52
in Bandar Lampung, Lampung
A A

Bandar Lampung (Lampost.co) — Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Bandar Lampung membantah adanya ponpes fiktif yang menerima bantuan Rp50 juta dari Pemerintah Kota (Pemkot). Pasalnya, seluruh ponpes yang mendapatkan santunan itu telah terverifikasi melalui sejumlah proses.

Ketua FKPP Bandar Lampung, Ismail Zulkarnain, menjelaskan proses verifikasi bantuan itu diproses Dinas Sosial Kota. Sementara, pondok di Durian Payung yang disebut fiktif memang tidak mendapatkan bantuan. Sebab, pengurusnya tidak mengajukan proposal.

“Pemilik pondok di Durian Payung itu sadar diri karena sudah gak ada santri. Jadi tidak mendaftar, tidak minta bantuan, meski pondoknya masih terdaftar di Kementerian Agama. Tapi, ternyata anehnya pondok itu yang jadi tolok ukur. Ini namanya fitnah,” kata Ismail, kepada Lampost.co, Sabtu, 25 Maret 2023.

Menurutnya, pondok tersebut sempat mengajukan beberapa tahun lalu karena masih ada santri dan ustadz. Namun, saat ini santri ponpesnya bubar terdampak bubar sehingga tidak lagi mengajukan proposal bantuan.

“Pemilik ponpes itu tahu akan sangat beresiko, makanya tidak mengajukan dan tidak menerima bantuan. Padahal, izinnya masih terdaftar. Tapi, ternyata malah disebut mendapatkan bantuan,” kata dia.

Menurutnya, bantuan untuk ponpes itu diberikan Pemkot setiap tahunnya. Namun, dalam tiga tahun terakhir dihentikan karena anggaran yang dialihkan untuk penanganan covid-19. Setelah covid-19 mereda, Pemkot kembali memulai kembali bantuan tersebut sebagai kebijakan untuk keperdulian kepada kyai ponpes.

Untuk itu, tahun ini Dinsos memproses kembali, bahkan harus dilakukan verifikasi ulang. Ponpes diminta membuat proposal ke Pemkot. Syaratnya, ponpes harus memiliki izin dari Kemenag dan kalau belum ada izin harus minta keterangan dari FKPP yang menerangkan izin sedang proses.

Kemudian ponpes juga harus memiliki akta notaris, SK Kemenkumham, dan rekening pondok. “Lalu pastinya harus ada pondoknya, santrinya, dan ustadznya. Itu harus dilengkapi. Selanjutnya kelayakan mendapatkan bantuan ditentukan Dinsos. FKPP tidak punya hak untuk intervensi. Kami hanya merekomendasikan kalau pondok ini memang terdaftar,” ujarnya.

Selanjutnya, seluruh berkas dalam proposal itu diverifikasi untuk dicek kebenaran dan masa berlakunya. “Kalau benar akan lolos dan semuanya gak ada yang fiktif. Semuanya ada pondoknya, ustadz ada, rekening pondok ada, santri ada, dan semua izin ada. Dinsos cek semua berkasnya itu sampai survei lapangan,” ujar dia.

Menurutnya, kyai itu berjuang untuk agama dan tidak digaji umat. “Wajar kalau Pemkot memberikan bantuan sebagai bentuk perjuangan untuk para kyai,” kata dia.

Effran Kurniawan

ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menanggapi viralnya video pelajar dan warga yang menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur.

Bukan Sekadar Proyek Viral, PUPR Lamtim Kaji Geoteknik Way Bungur

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan bahwa pembangunan jembatan permanen di Way Bungur akan menjadi standar baru infrastruktur yang...

Warga Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menyambut baik rencana pemerintah pusat yang akan membangun Jembatan Merah Putih sebagai akses penyeberangan antar desa.

Dinas BMBK Lampung Audit Teknis Lokasi Jembatan Way Bungur

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian menjadi landasan utama...

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari menyatakan dukungan penuh kepada Agita Nazara, Finalis Puteri Indonesia 2026 perwakilan Provinsi Lampung di Kantor TP PKK Provinsi Lampung, Senin (9/2/2026). Dok ADPIM

Lampung Dukung Penuh Agita Nazara di Ajang Puteri Indonesia 2026

byTriyadi Isworo
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari menyatakan dukungan penuh kepada Agita Nazara. Agita...

Berita Terbaru

Tecno Megapad SE
Teknologi

Spesifikasi dan Harga Tecno Megapad SE 2026: Tablet AI Rp2 Jutaan Paling Worth It

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar tablet di awal tahun 2026 dikejutkan dengan langkah berani Tecno Indonesia. Vendor yang dikenal agresif...

Read moreDetails
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menanggapi viralnya video pelajar dan warga yang menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur.

Bukan Sekadar Proyek Viral, PUPR Lamtim Kaji Geoteknik Way Bungur

10/02/2026
Perkuliahan Dimulai, Omzet UMKM di Sekitar Kampus Kembali Meningkat

Perkuliahan Dimulai, Omzet UMKM di Sekitar Kampus Kembali Meningkat

10/02/2026
Warga Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menyambut baik rencana pemerintah pusat yang akan membangun Jembatan Merah Putih sebagai akses penyeberangan antar desa.

Dinas BMBK Lampung Audit Teknis Lokasi Jembatan Way Bungur

10/02/2026
Warga Lampung Titip Harapan pada Wakil Daerah di Ajang Puteri Indonesia

Warga Lampung Titip Harapan pada Wakil Daerah di Ajang Puteri Indonesia

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.