Pringsewu (Lampost.co) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu bersama Polres Pringsewu menyatakan komitmen mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut sebagai bagian dari upaya nasional meningkatkan kualitas gizi anak dan sumber daya manusia Indonesia.
Sinergi ini ditegaskan dalam kegiatan Launching Serentak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, yang diikuti secara virtual dari SPPG Kemala Bhayangkari Polres Pringsewu di Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, Rabu (29/10).
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, dan Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Evi Hasibuan.
Apresiasi Pemkab atas Dukungan Polres
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Pringsewu yang telah berpartisipasi aktif mendukung program nasional tersebut.
“SPPG ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan anak-anak memperoleh makanan yang bergizi, aman, dan higienis. Pemkab Pringsewu siap bersinergi agar program MBG berjalan efektif dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Bupati menegaskan, dukungan lintas sektor sangat penting agar pelaksanaan program dapat tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi tumbuh kembang anak di daerah.
Polri Komit Dukung Program Nasional
Sementara itu, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menegaskan komitmen Polri dalam memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis di wilayah hukumnya.
“SPPG adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus bangsa. Kami memastikan anak-anak mendapatkan akses makanan yang sehat dan bergizi secara merata,” tegasnya.
Kapolres menambahkan, dukungan Polri juga meliputi pengawasan terhadap keamanan distribusi bahan makanan serta pendampingan pelaksanaan program di lapangan.
3.457 Porsi Makanan Sehat Tiap Hari
SPPG Kemala Bhayangkari Pringsewu saat ini melayani 3.457 porsi makanan bergizi setiap hari bagi siswa dari 16 sekolah di Kecamatan Ambarawa, dengan melibatkan 47 tenaga pelaksana lokal.
Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan MBG hingga ke tingkat kecamatan dan pekon.
Program MBG di Pringsewu juga mendapat dukungan aktif dari masyarakat dan berbagai organisasi sosial, sejalan dengan target pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting serta memperkuat ketahanan gizi anak di daerah.








