Kalianda (Lampost.co)–Kejaksaan Negeri Lampung Selatan memusnahkan sejumlah barang bukti kejahatan yang mendapatkan keputusan hukum tetap atau inkracht, Rabu, 17 Juli 2024.
Pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lamsel. Hadir dalam kegiatan itu Kajari Lamsel Afni Carolina, Ketua PN Kalianda Arizal, Kasat Narkoba Akp Perdo Elpianto.
Selanjutnya, Kasdim 0421 Mayor Inf Adi Hartono, Kepala BNN Ediyanto Marpaung, pihak Bea Cukai Dodi, dan pihak Dinas Kesehatan setempat.
Barang bukti tersebut merupakan perkara yang dieksekusi sejak Desember 2023–Juni 2024. Untuk perkara tindak pidana umum sebanyak 112 perkara dan tindak pidana khusus 1 perkara.
Kajari Lampung Selatan Afni Carolina menjelaskan metode pemusnahaan dengan pembakaran, pemotongan, dan penghancuran dengan blender.
“Untuk barang bukti ganja, rokok dan pakaian dengan pembakaran. Untuk senpi dan sajam dengan pemotongan pakai gerinda. Sementara untuk narkoba sabu dan ekstasi dengan blender. Terakhir, penghancuran HP pakai palu,” jelasnya.
Afni mengatakan kasus tertinggi dari barang bukti tersebut yakni narkotika sebanyak 34 perkara, kasus pencurian, serta perlindungan anak sebanyak 26 perkara.
“Totalnya 113 perkara. Sebanyak 112 tindak pidana umum dan satu perkara tindak pidana khusus terkait rokok ilegal, tidak memiliki cukai,” katanya.
Item Barang Bukti
Berikut barang bukti yang dimusnahkan :
1. Narkotika jenis sabu seberat 811,9701 gram
2. Narkotika jenis ganja seberat 4.255,7576 gram
3. Narkotika jenis ekstasi sebanyak 33 butir seberat 12,3552 gram
4. Narkotika jenis tembakau sintesis seberat 11,5632 gram
5. Rokok merk JB Bold sebanyak 480.000 batang
6. Rokok merk R7 Bold sebanyak 312.000 batang
7. Rokok merk Joyo Biru sebanyak 840.000 batang
8. Rokok merk Glori sebanyak 408.000 batang
9.Timbangan sebanyak 3 buah
10. Alat isap (bong) sebanyak 3 buah
11. Pakaian sebanyak 147 buah
12. Senjata api rakitan dengan model pistol genggam sebanyak 1 buah
13. Airsoftgun model pistol genggam sebanyak 1 buah
14.Senjata tajam sebanyak 11 buah dengan jenis pisau, golok, dan celurit
15.Amunisi (peluru) sebanyak 16 butir
16.Berbagai jenis handphone sebanyak 32 buah
17.Sepeda motor dengan kondisi rusak berat sebanyak 2 unit
18. Tas sebanyak 21 buah
19. Koper sebanyak 7 buah
20. Pupuk buatan sebanyak 18 karung
21. Boks keranjang plastik sebanyak 8 buah
22. Boks karung plastik sebanyak 6 buah
23. Dompet sebanyak 10 buah
24. Kunci T sebanyak 2 buah
25. Obeng sebanyak 7 buah
26. Kabel sebanyak 12 potong
27. Linggis sebanyak 2 buah
28. Kartu ATM sebanyak 15 buah
29. KTP terpidana perkara narkotika sebanyak 6 buah.








