Bandar Lampung (Lampost.co) – Penyebab kebakaran di area dapur New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026 dugaannya karena gas yang bocor.
Api dugaannya berasal dari lepasnya selang regulator tabung gas LPG ketika proses memasak sedang berlangsung. Kemudian percikan api dari kompor menyambar gas yang bocor sehingga api dengan cepat membesar.
Beruntung, kebakaran hotel yang berada pada pusat kota Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung langsung cepat teratasi.
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran tersebut. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.50 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi yang saat itu berada di dapur. Api dugaannya berasal dari lepasnya selang regulator tabung gas LPG ketika proses memasak sedang berlangsung. Kemudian percikan api dari kompor menyambar gas yang bocor sehingga api dengan cepat membesar.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa Command Center menerima laporan melalui 110. Dan petugas langsung terjun ke lokasi.
“Begitu menerima aduan dari layanan 110. Personel Samapta bersama piket fungsi segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan area. Kami juga membantu proses pemadaman bersama warga dan petugas damkar,” ujar AKP Agustina Nilawati dalam siarannya.
Dua Korban
Sementara itu, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Bandar Lampung dikerahkan dan berhasil memadamkan api. Proses pemadaman dan evakuasi selesai sekitar pukul 06.55 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Dalam kejadian tersebut, dua orang mengalami luka. PY (38), petugas keamanan hotel, mengalami sesak napas dan kram perut namun dalam kondisi stabil. Sementara DA (22) mengalami luka robek di bagian jidat serta pembengkakan pada lutut dan pergelangan kaki, dan saat ini masih menjalani observasi medis.
Kerugian materiil akibat kebakaran perkiraannya mencapai Rp30 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polisi telah mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Olah TKP lanjutan akan dilakukan bersama unit Inafis guna memastikan penyebab kebakaran secara teknis.
“Kami menghimbau pihak manajemen untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi gas dan sistem keamanan dapur. Risiko kebakaran dapat terulang apabila tidak dilakukan perbaikan dan pengawasan yang ketat,” tegas AKP Agustina Nilawati.








