• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/02/2026 22:32
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Lampung Jaga Ketahanan Pangan

Delima NapitupuluTriyadi IsworobyDelima NapitupuluandTriyadi Isworo
01/02/26 - 10:45
in Lampung
A A
Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memberikan arahan saat pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Dok Adpim

Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memberikan arahan saat pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. (Dok Adpim)

Bandar Lampung (Lampost.co)–Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Lampung. Petani dan nelayan sebagai garda terdepan penjaga ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut tersampaikan oleh Gubernur saat pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Kemudian ia menyampaikan bahwa arah pembangunan pertanian Lampung sejalan dengan kebijakan nasional. Semangat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Astacita. Khususnya pada agenda kemandirian pangan, kemandirian ekonomi, hilirisasi sektor pertanian, serta pembangunan dari desa.

Selanjutnya, Astacita Presiden Prabowo menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan nasional, bukan sekadar pelaku produksi. Oleh karena itu, kebijakan peningkatan produksi harus berbarengan dengan perlindungan harga. Serta penguatan nilai tambah, dan perbaikan tata niaga agar kesejahteraan petani benar-benar meningkat.

Maka, perlu peran aktif dalam pengembangan hilirisasi produk pertanian melalui pengolahan pasca-panen. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual komoditas unggulan Lampung.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi. Terlebih sebagai langkah adaptif menghadapi tantangan perubahan iklim, efisiensi produksi, serta regenerasi petani.

Posisi Strategis

Posisi strategis Lampung sebagai salah satu penopang pangan nasional menuntut sinergi kuat antara pemerintah daerah dan organisasi petani. Agar visi pembangunan pertanian yang mandiri, modern, dan berdaya saing dapat terwujud.

Sebagai langkah konkret, Gubernur Mirza telah menginstruksikan pengadaan fasilitas pengering (dryer) bagi petani di setiap kabupaten guna menjaga stabilitas harga komoditas pasca-panen.

Ia mengatakan, ketersediaan sarana pengolahan di tingkat lokal akan mengurangi beban logistik dan meningkatkan pendapatan riil petani secara signifikan. Selain itu, Gubernur juga akan terus meningkatkan fasilitas pembuatan pupuk organik cair gratis. Untuk menjangkau satu juta hektar lahan pertanian di Lampung.

 

Tags: AstacitaGUBERNUR LAMPUNGketahanan panganPERTANIANpresiden prabowoRahmad Mirzani Djausal
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kuatkan Sinergi Bidang Layanan Hukum dan Pengembangan Kekayaan Intelektual

Kuatkan Sinergi Bidang Layanan Hukum dan Pengembangan Kekayaan Intelektual

byRicky Marlyand1 others
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung melakukan penguatan sinergi dalam bidang layanan hukum...

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tiri Berlanjut

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tiri Berlanjut

byWandi Barboyand1 others
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung, telah menerima kasus dugaan kekerasan seksual oleh terduga pelaku...

Kuasa Hukum Anak Korban Pencabulan Kawal Kasus hingga Pelaku Tertangkap

Kuasa Hukum Anak Korban Pencabulan Kawal Kasus hingga Pelaku Tertangkap

byWandi Barboyand1 others
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Kuasa hukum anak korban pencabulan dari Kantor Hukum Ridho Abdillah Husin (RAH) & CO bersama LBH Saffron,...

Berita Terbaru

Kuatkan Sinergi Bidang Layanan Hukum dan Pengembangan Kekayaan Intelektual
Hukum

Kuatkan Sinergi Bidang Layanan Hukum dan Pengembangan Kekayaan Intelektual

byRicky Marlyand1 others
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung melakukan penguatan sinergi dalam bidang layanan hukum...

Read moreDetails
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tiri Berlanjut

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tiri Berlanjut

26/02/2026
Kuasa Hukum Anak Korban Pencabulan Kawal Kasus hingga Pelaku Tertangkap

Kuasa Hukum Anak Korban Pencabulan Kawal Kasus hingga Pelaku Tertangkap

26/02/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) TP 848/Satya Pandya Cakti yang berlokasi di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26/2/2026) Dok Adpim Lampung.

Menteri Pertahanan Kunjungi Lampung Pastikan Ketahanan Pangan

26/02/2026
Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri

Anak Perempuan Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri

26/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.