Gunungsugih (Lampost.co)–Rangkaian Operasi Patuh Krakatau 2024, Sat Lantas Polres Lampung Tengah terus mengampanyekan safety riding atau keamanan dan keselamatan saat berkendara ke sekolah-sekolah.
Salah satu sekolah yang dikunjungi ialah SMAN 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah pada Sabtu. 20 Juli 2024.
Kasat Lantas Iptu Wahyu Dwi Kristanto, mewakili Kapolres Lamteng menjelaskan bahwa pada prinsipnya, sosialisasi safety riding bertujuan memberikan pemahaman tata cara berkendara yang baik kepada para pelajar.
Baca Juga: Bukan Hanya Warga, Operasi Patuh Krakatau 2024 Juga Menyasar Polisi
“Harapannya, para pelajar, terutama yang sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) lebih tertib. Dan berlalu lintas di jalan raya lebih baik, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
“Dengan mengampanyekan safety riding ke sekolah-sekolah, harapannya seluruh pelajar dapat memahami tata cara berkendaraan sesuai aturan berlaku,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika mengungkapkan, operasisetiap tahun itu melibatkan 684 personel. Perinciannya, 94 personel Satgas Ops Polda dan 590 personel Satgas Ops Polres.
“Melalui Operasi Patuh Krakatau-2024, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepatuhan dan disiplin masyarakat di jalan raya,” ujarnya dalam apel kesiapan di Mapolda Lampung.
Ia menegaskan, terdapat tujuh pelanggaran yang menjadi fokus penindakan dalam operasi tersebut. Yaitu penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur. Selain itu, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman.






