Pola Baru Pemberangkatan Haji di Lamtim, Jemaah Dilepas Sekali Serentak

Tanpa seremoni pelepasan di setiap kloter, ratusan calon jamaah haji diarahkan untuk lebih fokus pada kesiapan diri menjelang keberangkatan.

Editor Nur, Penulis Arman Suhada
Rabu, 22 April 2026 15.51 WIB
Pola Baru Pemberangkatan Haji di Lamtim, Jemaah Dilepas Sekali Serentak
Ilustrasi ibadah haji (Foto: Istimewa)

Sukadana (Lampost.co)— Perubahan pola pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur membawa suasana baru bagi para jemaah.

Tanpa seremoni pelepasan di setiap kloter, ratusan calon jamaah haji mengarahkan untuk lebih fokus pada kesiapan diri menjelang keberangkatan.

Sebanyak 770 jemaah, terdiri dari 359 laki-laki dan 411 perempuan, akan berangkat ke Tanah Suci dalam lima kelompok terbang (kloter) yang jadwalnya mulai tanggal 28,30 April selanjutnya tanggal 2,3 dan 8 Mei 2026.

Hal tersebut yang mengungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampung Timur, Hi. Liwon, kepadaLampost.co, Rabu 22 April 2026.

Liwon menjelaskan bahwa tahun ini pelepasan hanya melakukan satu kali secara serentak terpusat di Islamic Center Sukadana pada 23 April 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.

“Dengan pola ini, jemaah tidak lagi sibuk dengan prosesi seremoni di hari keberangkatan. Mereka bisa lebih fokus menjaga kondisi fisik dan mental,” ujarnya.

Setelah mengikuti pelepasan resmi, para jemaah nantinya ketika waktu pemberangkatan akan langsung menuju bus keberangkatan tanpa prosesi tambahan. Untuk selanjutnya berangkat ke Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung.

Kenyamanan dan Ketertiban

Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga upaya menciptakan kenyamanan dan ketertiban, baik bagi jemaah maupun keluarga pengantar.

Bahkan, Liwon mengimbau agar pengantar cukup menggunakan satu kendaraan per jemaah guna menghindari kepadatan.

Di sisi lain, momen ini juga menjadi pengingat bagi para jemaah untuk benar-benar mempersiapkan diri, mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik prima dan kekuatan mental.

“Yang terpenting sekarang adalah kesiapan. Jaga kesehatan, perbanyak istirahat, dan saling membantu, terutama bagi jemaah yang lebih tua,” tandas Liwon.

Sementara itu, kepulangan jemaah jadwalnya berlangsung bertahap mulai 8 Juni hingga 29 Juni 2026, menyesuaikan dengan jadwal masing-masing kloter.

Dengan pendekatan baru ini, pemberangkatan haji di Lampung Timur tak lagi sekadar seremoni, melainkan menjadi perjalanan yang lebih tenang, tertib, dan penuh makna bagi para jemaah.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI