Mahasiswa Soroti Tantangan Media Berita di Era Digital dan Maraknya Hoaks

Editor Ricky Marly
Rabu, 13 Mei 2026 17.14 WIB
Mahasiswa Soroti Tantangan Media Berita di Era Digital dan Maraknya Hoaks

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perkembangan media digital dinilai membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat menerima informasi.

Sejumlah mahasiswa Program Studi Sejarah UIN RIL, memberikan pandangannya mengenai kondisi media berita saat ini. Mulai dari kecepatan penyebaran informasi hingga tantangan media dalam mengikuti tren digital yang berkembang di masyarakat dan hoaks.

Para mahasiswa memaparkan tanggapan mereka pada kegiatan kunjungan ke kantor Lampung Post pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sandi, seorang mahasiswa, menilai media memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarkan informasi secara cepat kepada masyarakat.

“Tanggapan saya mengenai media berita saat ini, media memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarkan informasi dengan cepat. Namun, masyarakat juga harus lebih bijak dalam memilih dan menyaring berita karena sekarang banyak informasi yang belum tentu benar beredar di media sosial,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Lukman. Ia mengatakan bahwa media berita saat ini mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan cepat melalui berbagai platform, baik media cetak maupun digital.

“Menurut saya media berita menyampaikan atau menyebarkan ke masyarakat dengan cepat, baik melalui media cetak maupun digital. Tetapi masyarakat harus bijak dalam membaca berita digital yang terkadang terdapat hoaks,” katanya.

Platform Media Sosial

Sementara itu, Faiz menyoroti pentingnya media pemberitaan untuk mengikuti perkembangan tren digital, khususnya melalui platform media sosial yang saat ini banyak digunakan masyarakat.

“Media pemberitaan masa kini ada baiknya mengikuti tren seperti posting di Instagram atau Tiktok yang banyak pengguna. Saya pribadi sering melihat berita singkat lewat kedua platform itu dan Lampung Post nampak jarang sekali masuk FYP saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa media dapat membuat konten berita dengan format yang lebih ringkas dan menarik agar lebih mudah menjangkau audiens di media sosial.

“Modelnya bisa singkat saja seperti foto ditambah caption in image atau caption terpisah, atau video singkat dengan kronologi kejadian. Begitulah menurut saya, agaknya Lampung Post bisa lebih beradaptasi dengan tren kekinian,” lanjutnya.

Beragam pandangan tersebut menunjukkan bahwa media berita masih memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam penyebaran informasi secara cepat.

Namun, di tengah perkembangan era digital, media juga perlu terus beradaptasi dengan tren platform digital agar tetap dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain itu, masyarakat juga untuk tetap bijak dalam memilih dan menyaring informasi guna menghindari penyebaran berita hoaks.

(Restu Amalia/Magang)

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI