Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mengalokasikan dana untuk perbaikan 62 ruas jalan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Selain jalan, anggaran sebesar Rp1,25 triliun tersebut juga untuk pembangunan tujuh jembatan guna mendukung kelancaran konektivitas antarwilayah.
“Total ada 62 ruas jalan yang akan kita tangani dengan anggaran Rp1,25 triliun. Di samping itu, tahun depan juga ada tujuh jembatan yang masuk dalam rencana pembangunan,” kata Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah.
Ia menjelaskan, hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan terkait total panjang jalan yang akan mereka perbaiki. Pasalnya, setiap ruas memiliki karakteristik dan panjang yang berbeda-beda.
“Panjangnya belum kita akumulasi secara keseluruhan karena setiap ruas bervariasi. Ada yang dua kilometer, ada juga yang lebih dari itu,” jelasnya.
Baca Juga:
Dongkrak Iklim Usaha dan Investasi, Kadin Lampung Apresiasi Perbaikan Jalan
Arahan Gubernur
Untuk memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur, sebagian besar pekerjaan jalan akan menggunakan konstruksi rigid atau beton. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Lampung agar jalan provinsi memiliki usia layanan yang lebih panjang.
“Hanya sebagian kecil yang menggunakan fleksibel. Selebihnya hampir seluruhnya rigid sesuai arahan Pak Gubernur,” kata Taufiqullah.
Dari total 62 ruas yang direncanakan, sebanyak 17 ruas akan dibiayai melalui skema pinjaman daerah yang Pemprov Lampung ajukan ke Bank BJB. “Benar, ada 17 ruas yang pendanaannya berasal dari pinjaman daerah,” tegas Taufiqullah.
Dengan dukungan anggaran yang cukup besar, ia optimistis tingkat kemantapan jalan provinsi akan melampaui target Rencana Strategis (Renstra).
Dalam dokumen Renstra, target jalan mantap pada 2028 ditetapkan sebesar 80,8 persen. Sementara capaian hingga akhir Desember lalu telah menyentuh angka 79,79 persen.
“Posisi terakhir sudah mendekati target Renstra. Dengan program dan anggaran ini, kami yakin capaian kemantapan jalan akan melampaui target,” katanya.








