IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 04:23
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Pengamat Tata Kota Ingatkan Pentingnya Fondasi Perencanaan

Secara fungsional, perluasan aktivitas kota sebenarnya sudah terjadi.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
02/01/26 - 23:45
in Lampung, Pemerintahan
A A
Pengamat Tata Kota Ingatkan Pentingnya Fondasi Perencanaan

Paparan Lampung sebagai kota metropolitan. (Lampost.co/Atika Oktaria)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengamat perencanaan wilayah dari Ikatan Ahli Perencana (IAP) Lampung, Surya Tri Esthi, menyampaikan pandangannya terkait rencana Pemprov Lampung yang menargetkan pembentukan kawasan Metropolitan Lampung Raya pada 2026.

Seperti kita ketahui, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal tengah menggagas pengembangan wilayah bertajuk Metropolitan Lampung Raya. Program ini sebagai langkah strategis untuk mengendalikan pertumbuhan kawasan sekaligus memperkuat struktur perekonomian daerah.

Rencana ini melibatkan wilayah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran.

Namun demikian, Surya menilai bahwa sebelum menyandang status metropolitan, Lampung perlu terlebih dahulu membenahi persoalan mendasar. Terutama terkait tata ruang dan produktivitas pembangunan yang dinilai belum optimal hingga saat ini.

Ia menjelaskan bahwa konsep Lampung Raya menempatkan Kota Bandar Lampung sebagai pusat utama. Penempatan ini dengan sejumlah kawasan penyangga seperti Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, serta wilayah Pesawaran mulai dari Gedong Tataan hingga Negeri Katon.

“Secara fungsional, perluasan aktivitas kota sebenarnya sudah terjadi. Banyak warga yang bermukim di Natar, Gedong Tataan, bahkan Kota Baru, namun bekerja di Bandar Lampung. Artinya, keterkaitan antarkawasan itu sudah terbentuk,” ujar Surya beberapa hari lalu.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada penetapan batas wilayah metropolitan secara resmi, baik dari aspek perencanaan teknis maupun regulasi yang mengikat.

Baca Juga:

Lampung Raya Menuju Kawasan Metropolitan, Gubernur Tekankan Pembangunan Terpadu

Tingginya Harga Lahan

Menurutnya, pertumbuhan wilayah yang terjadi saat ini lebih didorong oleh tingginya harga lahan di pusat kota. Sehingga masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah memilih bermukim di kawasan pinggiran.

Pola ini dikenal sebagai urban sprawl. Surya menilai fenomena tersebut justru berdampak pada menurunnya vitalitas pusat kota.

Beberapa kawasan lama, seperti Pasar Tengah dan Telukbetung, mengalami penurunan aktivitas ekonomi pada sore hingga malam hari.

Sebaliknya, geliat ekonomi justru berpindah ke wilayah pinggiran seperti Pramuka, Antasari, Sukarame, dan Kalibalok.

Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pembangunan perkotaan belum berjalan secara produktif dan berkelanjutan.

Padahal, salah satu ciri utama kawasan metropolitan adalah pusat kota yang hidup dengan aktivitas ekonomi dan sosial yang berlangsung sepanjang hari.

Ia juga mengingatkan bahwa ekspansi kawasan permukiman tanpa perencanaan terpadu berpotensi menimbulkan beban infrastruktur yang semakin besar.

“Semakin jauh permukiman, biaya pengelolaan sampah meningkat, jaringan PDAM bertambah panjang, dan ongkos infrastruktur ikut membengkak. Jika kota dirancang lebih padat dan terintegrasi, beban tersebut bisa ditekan,” pungkasnya.

Tags: BANDARLAMPUNGLAMPUNGLampung SelatanMetropolitanMetropolitan Lampung RayapengamatPESAWARANurban sprawl
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

byTriyadi Isworoand1 others
02/04/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jajaran Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap modus unik dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kasus itu...

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

byRicky Marly
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Fajarbaru bersama Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, akan menutup sementara akses di Jalan...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.