Bandar Lampung (lampost.co)–Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyatakan kesiapannya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bumi Ruwa Jurai. Seluruh jajaran kepolisian di tingkat daerah maupun wilayah telah disiagakan guna merespons cepat potensi bencana alam.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mitigasi dan penanganan cepat untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materil.
“Berdasarkan analisis BMKG, wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Maka, langkah antisipasi harus disiapkan dengan matang,” ujar Kombes Pol Yuni, Minggu, 8 Maret 2026.
Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang kerap muncul di tengah cuaca ekstrem. Beberapa potensi bahaya yang perlu antisipasi antara lain banjir bandang di kawasan permukiman rendah. Kemudian, tanah longsor di wilayah perbukitan atau lereng curam, dan pohon tumbang di sepanjang jalur utama transportasi.
Selain kesiapsiagaan personel, kepolisian mengajak masyarakat untuk proaktif memantau informasi terkini dari BMKG. Warga diminta segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat atau melalui saluran darurat jika menemukan kondisi berbahaya, seperti debit air sungai yang meningkat tajam atau retakan tanah.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat saling mengingatkan agar risiko bencana dapat diminimalkan melalui kewaspadaan kolektif,” pungkasnya. (ANT)
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update