Liwa (Lampost.co)–Tiga sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Lampung Barat mengikuti penilaian lomba sekolah sehat usaha kesehatan sekolah tingkat provinsi 2024, Selasa, 26 Agustus 2024.
Pembukaan penilaian sekolah sehat oleh Pj. Bupati Lambar Nukman dan tim penilai lomba LSS 2024.
Ketiga sekolah peserta itu yakni MTsN 1 Lampung Barat, SDN 3 Way Mengaku, dan TKN 1 Balik Bukit.
Pada pembukaan di MTsN 1 Lampung Barat itu, Nukman, menyampaikan bahwa program UKS pelayanan kesehatan sekolah fokus pada upaya promotif dan preventif di sekolah.
Hal itu dengan bantuan teknis guru penjaskes, UKS, dan kader kesehatan remaja.
Guna mencapai kesuksesan itu maka dukungan dari tim kepada manajemen UKS secara terpadu perlu melakukan integrasi kegiatan program lintas sektor.
“Kaitannya melalui upaya pembinaan UKS secara berjenjang sampai ke tim pelaksana di sekolahnya,” ujarnya.
Menurut dia, perlu peningkatan kualitas jasmani dan rohani sebagai bagian integral dari peningkataan kualitas manusia melalui pendidikan.
“Dari proses pendidikan akan timbul sikap dan kesadaran setiap individu untuk berperilaku sehat dan aktif. Selanjutnya akan menjadi kebiasaan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menyambut baik lomba sekolah sehat yang akan memotivasi pihak sekolah untuk melaksanakan program UKS.
“Kegiatan ini juga merupakan momentum tepat dan penguat komitmen yang solid antar dinas instansi terkait dalam percepatan pembangunan SDM sejak dini,” kata Nukman.
Penerapan
Kepala MTsN 1 Lampung Barat Desi Arisandi, dengan adanya kegiatan lomba LSS ini pihaknya berharap siswa mampu menerapkan kebiasan hidup bersih dan sehat.
“Meskipun sekolah ini lokasinya jauh dari ibu kota provinsi, namun kami komitmen untuk mengutamakan pendidikan iman dan intelektual. Agar tidak tertinggal dari sekolah-sekolah di perkotaan,” kata Desi.
Ketua tim penilai LSS Darsani, mengatakan LSS ini merupakan salah satu upaya untuk pembinaan dan evaluasi melalui program usaha kesehatan sekolah.
Pembinaan dan evaluasi melihat upaya sekolah terhadap program UKS ini dengan harapan berdampak positif terhadap siswa.
“Kegiatan ini dalam rangka pengembangan kualitas SDM seutuhnya dan aksi nyata gerakan sekolah sehat di Provinsi Lampung,” kata Darsani.