Tingkat Pengangguran di Lampung Turun pada Februari 2026

Dari sisi status pekerjaan, sebanyak 1.527,78 ribu orang atau sekitar 31,09 persen tenaga kerja bekerja di sektor formal.

Editor Ricky Marly, Penulis Nur
Rabu, 06 Mei 2026 15.12 WIB
Tingkat Pengangguran di Lampung Turun pada Februari 2026
Rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung. (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Jumlah angkatan kerja di Provinsi Lampung pada Februari 2026 mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Total angkatan kerja tercatat mencapai 5,115,90 ribu orang atau bertambah sebanyak 30,03 ribu orang dari pada Februari 2025.

Kepala BPS Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyatakan meski jumlah angkatan kerja meningkat, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami sedikit penurunan sebesar 0,51 persen poin.

Hal ini menunjukkan bahwa proporsi penduduk usia kerja yang aktif di pasar tenaga kerja sedikit berkurang.

Di sisi lain, jumlah penduduk yang bekerja juga mengalami kenaikan. Pada Februari 2026, jumlah penduduk bekerja mencapai 4.913,59 ribu orang. Meningkat sebanyak 34,53 ribu orang dari pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan adanya penyerapan tenaga kerja yang relatif baik di tengah dinamika ekonomi daerah.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Lampung, dengan kontribusi mencapai 44,03 persen. Dominasi sektor ini mencerminkan struktur ekonomi Lampung yang masih bertumpu pada sektor primer.

Baca Juga:

Jumlah Tamu Kamar Hotel Berbintang di Lampung Meningkat

Sektor Formal

Dari sisi status pekerjaan, sebanyak 1.527,78 ribu orang atau sekitar 31,09 persen tenaga kerja bekerja di sektor formal. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,69 persen poin dari pada Februari 2025, yang mengindikasikan adanya perbaikan kualitas pekerjaan meskipun secara bertahap.

Namun demikian, tantangan ketenagakerjaan masih terlihat dari tingginya proporsi pekerja tidak penuh. Persentase setengah penganggur tercatat sebesar 8,62 persen, sementara pekerja paruh waktu mencapai 31,45 persen dari total penduduk bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih banyak tenaga kerja yang belum mendapatkan jam kerja optimal.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,95 persen, turun 0,12 persen poin dari pada Februari 2025 yang sebesar 4,07 persen. Penurunan ini melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, TPT Februari 2024 tercatat sebesar 4,12 persen, turun 0,06 persen poin dari pada Februari 2023. Namun, sempat terjadi kenaikan pada Agustus 2025 menjadi 4,21 persen sebelum akhirnya kembali menurun pada Februari 2026.

Secara umum, kondisi ketenagakerjaan di Lampung menunjukkan perbaikan dari sisi penyerapan tenaga kerja dan penurunan tingkat pengangguran. Meski demikian, peningkatan kualitas pekerjaan dan pengurangan pekerja tidak penuh masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian ke depan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI