Bandar Lampung (Lampost.co) – Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung melakukan penyesuaian struktur kepemimpinan fraksi untuk periode 2024–2029. Yusnadi resmi menjadi sebagai Ketua Fraksi menggantikan Ade Utami Ibnu.
Penetapan tersebut berdasarkan Surat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung Nomor. 102/D/AH-PKS/II/2026 tanggal 24 Februari 2026 tentang Penyampaian Rekomposisi Fraksi.
Kemudian Surat DPW tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Nomor. 156/SKEP/DPP-PKS/2026 tentang Rekomposisi Fraksi dan Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS periode 2024–2026.
Selain tersampaikan kepada Fraksi PKS, surat dari DPW PKS Lampung juga telah dikirimkan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Lampung. Ini sebagai pemberitahuan resmi terkait perubahan struktur kepemimpinan fraksi.
Kemudian surat rekomposisi yang tertujukan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Lampung tersebut telah terbacakan sebagai surat masuk dalam agenda kedewanan. Pembacaan surat tersampaikan oleh Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda pada Rapat Paripurna Internal. Rapat itu entang Pembentukan Panitia Khusus terhadap Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Perwakilan Prov. Lampung atas 3 Hal, Selasa, 25 Februari 2026. Ini sebagai bagian dari mekanisme administrasi dan tata kelola kelembagaan DPRD.
Rekomposisi
Seiring dengan perubahan tersebut, posisi Wakil Ketua Fraksi yang sebelumnya dijabat oleh Yusnadi kini diamanahkan kepada Heni Susilo. Adapun susunan kepengurusan baru Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung adalah sebagai berikut:
• Ketua : Yusnadi
• Wakil Ketua : Heni Susilo
• Sekretaris : M. Syukron Mochtar
• Bendahara : M. Ghofur
Kemudian rekomposisi ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi. Terutama dalam rangka penguatan peran kelembagaan fraksi, optimalisasi fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Serta peningkatan pelayanan politik kepada masyarakat Lampung.
Ketua Fraksi yang baru, Yusnadi, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja fraksi secara kolektif dan kolaboratif.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan memperkuat soliditas tim, meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Serta memastikan Fraksi PKS hadir sebagai representasi aspirasi rakyat yang responsif, solutif, dan berintegritas,” ujarnya.
Kemudian ia mengatakan, Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung akan terus fokus pada isu-isu strategis daerah. Antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan. Serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Pergantian kepemimpinan ini harapannya semakin memperkuat peran Fraksi PKS sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Terutama dalam mewujudkan pembangunan Lampung yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.








