BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — PT KAI Divre IV Tanjungkarang berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Lampung yang setia menggunakan moda transportasi kereta api.
Wakil Kepala Divisi regional IV Tanjungkarang, Asdo Artriviyanto mengatakan sesuai arahan dari pusat, tahun ini pelayanan harus lebih baik dari tahun kemarin. Maka antisipasi terhadap daerah rawan bencana terus diperkuat mengingat kondisi cuaca hingga saat ini cukup ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi.
“Seperti potensi amblas, longsor, banjir dan gejala alam lainnya, namun beberapa hal terkait perubahan cuaca ekstrem sudah bisa kita atasi,” kata dia kepada Lampost.co, Selasa (13/3/2018).
Menurutnya, langkah antisipasi bencana dmenjadi prioritas. Maka, pihaknya menyiapkan petugas tambahan yakni untuk petugas penjaga daerah rawan sebanyak 30 orang, petugas penjaga perlintasan ekstra sebanyak 30 orang, dan petugas pemeriksa jalan rel ekstra 58 orang.
“Petugas kami akan melakukan pemeriksaan diaemua titik rawan yang dipetakan, mereka akan melapor jika ada gejala alam yang dimungkinkan akan mengganggu perjalanan kereta api. Melalui laporan dan petugas, PT KAI akan melakukan langkah antisipasi,” paparnya.
Langkah lainnya yaitu dengan menyiapkan material untuk siaga (Amus) di titik rawan. Berbagai material yang akan digunakan yakni batu balas, bantalan rel, pasir, besi habim atau besi jembatan yang sudah diletakkan di gerbong sehingga Amus mudah untuk diantar.
“Jika diperlukan, Amus akan langsung kami kirim ke lokasi,” paparnya.