Jakarta – Mahasiswa Universitas Teknokra Indonesia (UTI), M. Azra Lilam Putra, bersama rekannya Putri Ayu Lestari, berhasil meraih Juara Harapan I Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2025. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Lampung di kancah nasional.
Ajang bergengsi tahunan yang digelar di Hotel Aston Grogol, Jakarta ini mempertemukan 30 pasang peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. Dalam prosesnya, para finalis harus melalui tujuh tahap penilaian, mulai dari krida kebahasaan, kemampuan bahasa asing, penulisan artikel, pembuatan konten, hingga public speaking.
Pada babak puncak, sepuluh pasangan terbaik diuji kembali oleh juri kehormatan, antara lain Wamendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat, penasihat DWP Kemendikdasmen Masmidah Abdul Mu’ti, serta Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan Chacha Annisa.
Sorak sorai untuk Lampung bergemuruh ketika nama Azra-Putri (Azura) diumumkan sebagai pemenang Harapan I. Mereka berhasil mengungguli wakil dari Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Maluku.
Prestasi Azra
Selain gelar ini, Azra juga dikenal aktif dan berprestasi di berbagai ajang, di antaranya:
Juara I Newscasting Tingkat Nasional EAST Brawijaya 2024
Juara I Newscasting TICAE (Teknokrat International Competition of Academic and Education) 2024
The 4th Runner Up Reels Video Widyatama International Competition (Winaction) 2025
Ia juga aktif di UKM Teknokrat English Club dan Paduan Suara Teknokrat.
Apresiasi Rektor
Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. mengapresiasi capaian ini. Menurutnya, prestasi Azra menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa Teknokrat sekaligus pemantik semangat bagi mahasiswa lain.
> “Selamat kepada Azra dan Putri Ayu yang sudah mengharumkan nama Lampung. Semoga ke depan prestasi ini bisa berlanjut ke level nasional maupun internasional,” ujar Nasrullah.
Ajang Prestisius
Pemilihan Duta Bahasa Nasional diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ajang ini berlandaskan semangat Trigatra Bangun Bahasa: utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.










