Denpasar (Lampost.co) – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yang juga Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI), Dr. HM Nasrullah Yusuf SE MBA, menyerahkan cenderamata kepada Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono pada rangkaian Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad ke-35 ICMI di Bali, Sabtu, 6 Desember 2025.
Pada kesempatan tersebut, Nasrullah memberikan tapis Lampung dan Wastra Aksara Batik Cap Lampung, produk karya mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus kontribusi kampus terhadap pelestarian budaya Nusantara.
Tim Universitas Teknokrat Indonesia sebelumnya sukses mengusung Wastra Aksara Batik Cap Lampung hingga memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 kategori industri kreatif, seni, dan budaya.
Tim tersebut terdiri atas dosen pembimbing Suprayogi, S.S., M.Hum., serta ketua tim mahasiswa Insani Maria Ulfa bersama anggota Yoan Meyral Sinaga dan Tiara Intri Vena Simbolon.
Wastra Aksara merupakan bisnis batik cap yang menonjolkan aksara Lampung sebagai motif utama. Istilah “wastra” berarti kain, sedangkan “aksara” merujuk pada huruf-huruf. Mengusung tagline “Indonesian Timeless Script Batik”, produk ini menyasar kalangan dewasa muda di perkotaan yang ingin tampil modern dengan fashion batik bergaya kontemporer dan fleksibel untuk berbagai suasana.
Keberadaan Wastra Aksara diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan generasi muda terhadap batik asli, di tengah gempuran batik printing impor maupun lokal. Inisiatif ini juga memperkaya industri batik di Lampung yang selama ini didominasi batik tulis dan tekstil bermotif batik.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut positif suvenir karya mahasiswa Teknokrat tersebut. Ia menilai produk semacam ini memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus menjaga kelestarian budaya Indonesia.










