Bandar Lampung (Lampost.co)—Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan reputasinya sebagai Kampusnya Sang Juara melalui torehan prestasi gemilang dari mahasiswanya. Amalia Nur Shabrina, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Olahraga, berhasil meraih medali emas pada ajang bergengsi Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025 yang diselenggarakan pada 22–25 November 2025 di Gedung Olahraga Ranau Jakabaring, Palembang.
Sriwijaya International Taekwondo Championship dikenal sebagai salah satu kejuaraan taekwondo terbesar di Sumatra Selatan, dengan peserta yang mencakup atlet nasional hingga internasional. Tahun ini, ratusan atlet dari berbagai klub dan perguruan tinggi berpartisipasi, menjadikan setiap kelas pertandingan berlangsung kompetitif dan menantang.
Dalam atmosfer kompetisi yang intens, Amalia tampil menjanjikan sejak babak penyisihan. Konsistensi gerakan, kekuatan teknik, kecepatan reaksi, serta penguasaan strategi menjadi modal utamanya dalam mengalahkan lawan-lawannya. Di final, Amalia menunjukkan performa terbaik dengan serangan yang presisi, pertahanan kuat, serta fokus mental yang terjaga. Keunggulan ini akhirnya mengantarkan Amalia meraih juara pertama (medali emas) secara meyakinkan.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Sabet Juara Umum Kejurda Petanque Unila Cup 2025
Prestasi monumental ini tidak lepas dari dukungan sistem pembinaan dan fasilitas olahraga yang konsisten dikembangkan Universitas Teknokrat Indonesia. Melalui berbagai program latihan, pendampingan pelatih berpengalaman, serta partisipasi aktif mahasiswa dalam turnamen nasional dan internasional, kampus berkomitmen melahirkan atlet yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga cerdas secara akademik.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Auliya Rahman Isnain, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian Amalia.“Kami sangat bangga atas kerja keras dan komitmen Amalia hingga berhasil meraih emas di ajang internasional ini. Prestasi tersebut bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan seluruh civitas academica Universitas Teknokrat Indonesia. Ini adalah bukti mahasiswa Teknokrat mampu bersaing di tingkat dunia dengan semangat disiplin dan dedikasi yang tinggi,” ujarnya.
Auliya juga menegaskan UTI akan terus memperkuat dukungan terhadap mahasiswa melalui peningkatan sarana latihan, intensifikasi program pembinaan, serta perluasan kesempatan mengikuti kompetisi berskala regional maupun internasional.
Bagi Amalia, medali emas ini merupakan hasil dari disiplin, latihan intensif, dan tekad untuk terus berkembang. Dalam wawancara internal, Amalia mengungkapkan kemenangan ini menjadi motivasi baginya untuk mengikuti lebih banyak turnamen internasional ke depan dan membawa nama Universitas Teknokrat Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga: Membanggakan! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Nasional Lomba Esai Matematika
Prestasi yang diraih Amalia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi, meningkatkan keterampilan, dan berprestasi di bidang masing-masing. Universitas Teknokrat Indonesia percaya bahwa semangat kompetitif dan dedikasi mahasiswa merupakan kunci utama membangun generasi unggul yang mampu bersaing global.
Dengan capaian ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak mahasiswa berprestasi dan berkarakter. Ke depan, UTI akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga olahraga nasional dan internasional untuk membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa dalam meraih prestasi terbaik.










