Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung terus memperkuat perannya dalam digitalisasi daerah.
Melalui skema pengabdian kepada masyarakat (PKM), UTI resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Abung Tinggi yang dipimpin Camat Ibrahim Haji S.I..P, Kabupaten Lampung Utara, untuk mengembangkan Sistem Desa Digital pada Rabu, 29 April 2026.
Program ini difokuskan pada implementasi Sistem Informasi Desa dan Kelurahan (SIPDKEL) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan inovatif.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Abung Tinggi ini dibuka langsung oleh Camat Abung Tinggi, Ibrahim Haji, S.IP., dan dihadiri oleh 10 kepala desa, yakni Desa Ulak Rengas (Ahmad Rukbi), Suka Marga (Otong Juhana Rachmat), Sekipi (Jamili), Sukamaju, Sidokayo (Agus Saripudin), Pulau Panggung (Bahruddin), Muara Dua (El Zamzami), Kebun Dalam (Sailin), Way Wakak, dan Sindang Agung.
Dalam pelaksanaannya, UTI menugaskan dosen terbaik di Lampung, Najib Dwi Satria, untuk melakukan pendampingan teknis pengembangan website desa. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam mengoperasikan teknologi informasi demi pelayanan publik yang lebih cepat.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menegaskan langkah ini merupakan komitmen nyata kampus dalam mendorong kemajuan desa di Provinsi Lampung.
“Kami ingin memastikan bahwa teknologi informasi bukan lagi hal yang asing di tingkat desa. Dengan Sistem Desa Digital, efisiensi kerja aparatur meningkat dan akses informasi bagi masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Mahathir.
Lebih lanjut, Mahathir menjelaskan bahwa program ini berkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.
Secara spesifik, digitalisasi ini mendukung SDGs Desa poin ke-9 (Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan) dan poin ke-17 (Kemitraan untuk Pembangunan Desa).
“Melalui inovasi SIPDKEL, kami sedang membangun fondasi desa cerdas (smart village). Ini adalah kontribusi konkret Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung percepatan SDGs global yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu desa,” pungkasnya.
Mahathir mengajak lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Teknokrat Indonesia dengan mendaftar ke spmb.teknokrat.ac.id.





