Bandar Lampung (Lampost.co)— Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar Rahman Universitas Teknokrat Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan Pentas Islami XIX Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 517 pelajar yang berasal dari 60 sekolah tingkat SMA/MA/SMK sederajat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung meriah di GSG Dr. HM Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia dengan mengusung semangat pengembangan dakwah, kreativitas, serta ukhuwah antar pelajar muslim.
Kegiatan Pentas Islami XIX secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teknokrat Indonesia, Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs. Dalam sambutannya, Auliya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan islami tahunan tersebut.
Dia menegaskan bahwa Pentas Islami menjadi wadah penting dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai spiritual, kreativitas, dan kepemimpinan yang baik.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pentas Islami XIX, Dimas Syafiar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi sarana pengembangan bakat serta mempererat ukhuwah antar pelajar muslim di Provinsi Lampung.
“Pentas Islami XIX bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi media silaturahmi dan pembinaan karakter islami generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan pelajar yang berprestasi, berakhlak, dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Dimas.
Terdapat 10 cabang lomba yang dipertandingkan pada Pentas Islami XIX: Hadroh, Cipta Baca Puisi, Adzan, Menulis Cerpen Islami, Kaligrafi Kontemporer, LCTI (Lomba Cepat Tepat Islami), Qori’ dan Qori’ah, Da’i dan Da’iyah, Tahfidz Juz 30 Ikhwan, dan Tahfidz Juz 30 Akhwat. Adapun sebagai juara umum pada Pentas Islami kali ini adalah MAN 1 Metro.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Para peserta hadir dengan semangat kompetisi yang tinggi sekaligus menjunjung sportivitas dan nilai-nilai islami selama perlombaan berlangsung.
Melalui penyelenggaraan Pentas Islami XIX, UKMI Ar Rahman Universitas Teknokrat Indonesia berharap dapat terus menjadi ruang pembinaan generasi muda muslim yang unggul, kreatif, religius, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan bakat, prestasi, dan karakter mahasiswa maupun pelajar melalui kegiatan akademik dan nonakademik yang inspiratif dan bernilai islami.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.





