Bandar Lampung (Lampost.co)– Kreativitas mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia kampus terbaik di Lampung kembali mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Academic Expo Universitas Teknokrat Indonesia. Salah satu karya yang paling menyedot minat publik adalah robot inovatif terinspirasi karakter animasi WALL·E.
Robot berwarna kuning khas WALL·E tersebut merupakan hasil karya mahasiswa Teknik Elektro yang mengintegrasikan konsep robotika, elektronika, dan pemrograman dalam satu prototipe. Robot ini dilengkapi sistem roda rantai (crawler), lengan mekanik, serta sensor jarak yang berfungsi sebagai “mata” untuk mendeteksi objek di sekitarnya.
Baca juga: Teknokrat Perluas Literasi Digital, Kenalkan AI dan Metaverse ke Siswa SMAN 3 Tulang Bawang Tengah
Tim pengembang menjelaskan, pembuatan robot ini tidak hanya meniru tampilan visual WALL·E, tetapi juga mengadopsi pesan edukatif tentang pemanfaatan teknologi untuk membantu manusia dan menjaga lingkungan. Robot dirancang sebagai media pembelajaran untuk mendemonstrasikan penerapan sistem kendali, mikrokontroler, serta integrasi perangkat keras dan perangkat lunak.
Selama pameran berlangsung, stan robot WALL·E menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Pengunjung tampak antusias menyaksikan pergerakan robot, respons sensor, hingga interaksi sederhana yang ditampilkan. Karya ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia dalam mengaplikasikan teori perkuliahan ke dalam inovasi teknologi yang kreatif dan aplikatif.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Mahathir Muhammad, SE., MM. mengapresiasi karya mahasiswa tersebut. Ia menilai robot WALL·E menjadi bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan di kampus.
“Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengimplementasikannya menjadi produk nyata yang inovatif dan relevan. Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk berani berkreasi dan menjawab tantangan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Melalui Academic Expo, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya inovasi dan kreativitas mahasiswa di bidang sains dan teknologi. Robot WALL·E menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan karya yang fungsional sekaligus inspiratif bagi masyarakat luas.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










