BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung kembali mengukir prestasi internasional yang luar biasa. Dalam ajang The World University Rankings for Innovation (WURI) 2026, UTI berhasil menduduki Peringkat 1 Dunia pada kategori Respons Berbasis Sustainable Development Goals (SDG) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap Tantangan Global.
Prestasi ini menjadi tonggak sejarah yang membuktikan pengakuan dunia atas komitmen UTI dalam menghadirkan inovasi yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Secara keseluruhan, posisi overall Universitas Teknokrat Indonesia juga melonjak tajam dari peringkat 293 pada 2025 menjadi peringkat 235 dunia pada 2026.
Baca juga : Keren! Mahasiswa Teknokrat Kembangkan Buku 3 Bahasa Bersama Balai Bahasa Lampung
Selain kategori utama tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung mencatatkan capaian prestisius lainnya:
- Peringkat 1 Dunia: Kategori Respons Berbasis SDG dan ESG.
- Peringkat 2 Dunia: Kategori Transfer Teknologi yang Didorong oleh Dampak Keuangan.
- Peringkat 4 Dunia: Kategori Representative Research Project.
- Peringkat 6 Dunia: Kategori Respons Berorientasi Masa Depan terhadap Ketidakpastian Global dan Risiko Geopolitik.
Tak hanya itu, UTI juga berhasil menempatkan diri dalam jajaran Top 50 Dunia pada sembilan kategori tambahan lainnya, yang mempertegas kekuatan inovasi kampus ini di berbagai sektor strategis.
Sinergi dan Pengakuan Global
Ketua Panitia Pemeringkatan WURI UTI, Yuri Rahmanto, M.Kom., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi besar dari seluruh elemen universitas.
“Peringkat 1 dunia ini adalah bukti bahwa Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing secara global melalui inovasi yang berdampak nyata. Ini merupakan hasil kerja keras bersama Yayasan Pendidikan Teknokrat, pimpinan universitas, serta seluruh tim yang berkontribusi,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik UTI, Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom., turut mengapresiasi capaian bersejarah ini. Ia menilai UTI kini telah menjadi rujukan global dalam hal inovasi pendidikan dan riset.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadi rujukan global dalam inovasi pendidikan, riset, dan implementasi teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkap Dr. Ryan.
Energi Baru untuk Transformasi Institusi
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menegaskan bahwa pencapaian ini akan memperkuat transformasi institusi menuju masa depan.
“Capaian WURI 2026 ini menjadi energi baru bagi Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan, memperluas kolaborasi internasional, serta mencetak lulusan unggul yang siap menghadapi tantangan global,” jelas Dr. Mahathir.
Pihak universitas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor, serta seluruh tim pemeringkatan WURI atas dedikasi mereka. Prestasi ini semakin mempertegas posisi UTI sebagai “Kampusnya Sang Juara” yang menghadirkan solusi teknologi masa depan bagi masyarakat global.
Universitas Teknokrat Indonesia membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri. Bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung dan meraih prestasi seperti para mahasiswa Teknokrat, pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui laman spmb.teknokrat.ac.id. Universitas Teknokrat Indonesia dikenal sebagai PTS terbaik di ASEAN yang konsisten melahirkan lulusan berprestasi dan berdaya saing global.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










